Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal: Panduan Lengkap dan Contohnya

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal: Panduan Lengkap dan Contohnya
cara penulisan daftar pustaka dari jurnal

Kapanlagi.com - Penulisan daftar pustaka dari jurnal merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa dan peneliti. Kemampuan ini tidak hanya menunjukkan kredibilitas karya ilmiah, tetapi juga menghargai kontribusi penulis lain dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Dalam dunia akademik, cara penulisan daftar pustaka dari jurnal memiliki aturan khusus yang berbeda dengan sumber lainnya. Jurnal ilmiah memerlukan informasi spesifik seperti volume, nomor edisi, dan halaman yang harus dicantumkan dengan tepat.

Kesalahan dalam penulisan daftar pustaka dapat berdampak pada penilaian karya ilmiah dan bahkan dianggap sebagai pelanggaran etika akademik. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang format penulisan yang benar sangat diperlukan untuk menghasilkan karya ilmiah berkualitas.

1. Pengertian dan Pentingnya Daftar Pustaka dari Jurnal

Daftar pustaka dari jurnal adalah kumpulan referensi yang berasal dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah merupakan publikasi berkala yang memuat artikel hasil penelitian atau kajian ilmiah yang telah melalui proses peer review.

Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal memiliki karakteristik khusus karena jurnal memiliki struktur publikasi yang berbeda dengan buku. Jurnal terdiri dari volume, nomor edisi, dan halaman spesifik yang harus dicantumkan untuk memudahkan pembaca menemukan sumber asli.

Pentingnya penulisan daftar pustaka dari jurnal terletak pada kredibilitas dan akuntabilitas ilmiah. Jurnal ilmiah umumnya memiliki standar kualitas tinggi karena telah melalui proses review oleh para ahli di bidangnya. Dengan mencantumkan jurnal sebagai referensi, penulis menunjukkan bahwa karyanya didasarkan pada sumber-sumber terpercaya dan mutakhir.

Melansir dari American Psychological Association, penulisan daftar pustaka yang tepat tidak hanya mencegah plagiarisme, tetapi juga memungkinkan pembaca untuk memverifikasi dan memperdalam pemahaman tentang topik yang dibahas.

2. Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal APA Style

Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal APA Style (c) Ilustrasi AI

Format APA (American Psychological Association) merupakan salah satu gaya penulisan yang paling banyak digunakan dalam bidang psikologi, pendidikan, dan ilmu sosial. Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal menggunakan format APA memiliki struktur yang jelas dan konsisten.

  1. Struktur Dasar APA Style untuk Jurnal
    Format dasar: Nama belakang, Inisial nama depan. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), halaman.
  2. Contoh Jurnal dengan Satu Penulis
    Stevens, I. (2020). Surgery techniques for trauma patients. Medical Journal of Surgery, 15(3), 45-62.
  3. Contoh Jurnal dengan Dua Penulis
    Brown, A., & Smith, J. (2019). Digital transformation in education. Educational Technology Review, 8(2), 123-140.
  4. Contoh Jurnal dengan Lebih dari Tiga Penulis
    Johnson, M., Davis, K., Wilson, L., & Thompson, R. (2021). Climate change impacts on agriculture. Environmental Science Quarterly, 12(4), 78-95.
  5. Jurnal Online dengan DOI
    Martinez, C. (2022). Artificial intelligence in healthcare. Journal of Medical Innovation, 9(1), 34-48. https://doi.org/10.1234/jmi.2022.091.034
  6. Jurnal Online tanpa DOI
    Lee, S. (2021). Social media impact on mental health. Psychology Today Online, 7(3), 15-28. Retrieved from https://www.psychologytoday.com/articles/social-media-mental-health

Mengutip dari Publication Manual of the American Psychological Association edisi ke-7, penulisan nama jurnal harus ditulis dalam format italic dan menggunakan kapitalisasi yang tepat untuk setiap kata penting.

3. Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal MLA Style

Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal MLA Style (c) Ilustrasi AI

Modern Language Association (MLA) Style umumnya digunakan dalam bidang humaniora, sastra, dan bahasa. Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal dengan format MLA memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dari format lain.

  1. Struktur Dasar MLA Style untuk Jurnal
    Format: Nama belakang, Nama depan. "Judul Artikel." Nama Jurnal, vol. nomor volume, no. nomor edisi, Tahun, hlm. halaman.
  2. Contoh Jurnal Cetak
    Anderson, Robert. "The Evolution of Modern Literature." Literary Studies Quarterly, vol. 25, no. 2, 2020, hlm. 67-85.
  3. Contoh Jurnal Online
    Williams, Sarah. "Digital Humanities in the 21st Century." Technology and Culture Review, vol. 18, no. 4, 2021, hlm. 112-130, www.tcreview.org/digital-humanities-21st-century.
  4. Jurnal dengan Dua Penulis
    Garcia, Maria, and David Chen. "Cross-Cultural Communication Patterns." International Communication Journal, vol. 12, no. 1, 2022, hlm. 23-41.
  5. Jurnal dengan Lebih dari Dua Penulis
    Thompson, James, et al. "Environmental Policy and Public Opinion." Policy Studies Review, vol. 30, no. 3, 2021, hlm. 156-174.
  6. Artikel Jurnal dari Database
    Kumar, Priya. "Sustainable Development Goals Implementation." Development Studies International, vol. 22, no. 2, 2020, hlm. 89-107. Academic Search Complete, doi:10.1080/09614524.2020.1234567.

Menurut MLA Handbook edisi ke-9, penulisan judul artikel menggunakan tanda kutip, sedangkan nama jurnal ditulis dalam format italic untuk membedakan hierarki informasi.

4. Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Chicago Style

Format Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal Chicago Style (c) Ilustrasi AI

Chicago Manual of Style memiliki dua sistem utama: Notes-Bibliography dan Author-Date. Untuk cara penulisan daftar pustaka dari jurnal, sistem Author-Date lebih sering digunakan dalam karya ilmiah.

  1. Format Chicago Author-Date untuk Jurnal
    Struktur: Nama belakang, Nama depan. Tahun. "Judul Artikel." Nama Jurnal Volume, no. Nomor (Tahun): halaman.
  2. Contoh Jurnal dengan Satu Penulis
    Robinson, Michael. 2021. "Economic Implications of Remote Work." Business Economics Review 45, no. 3 (2021): 78-94.
  3. Contoh Jurnal dengan Dua Penulis
    Foster, Linda, and Mark Stevens. 2020. "Innovation in Small Businesses." Entrepreneurship Quarterly 18, no. 4 (2020): 234-251.
  4. Jurnal Online dengan DOI
    Patel, Raj. 2022. "Machine Learning Applications in Finance." Financial Technology Journal 8, no. 2 (2022): 45-62. https://doi.org/10.1234/ftj.2022.082.045.
  5. Jurnal dari Database Online
    Chang, Wei. 2021. "Urban Planning and Smart Cities." Urban Studies International 33, no. 1 (2021): 123-140. ProQuest Academic.
  6. Jurnal dengan Lebih dari Tiga Penulis
    Miller, John, Sarah Davis, Robert Kim, and Lisa Wang. 2020. "Climate Change Adaptation Strategies." Environmental Policy Review 27, no. 2 (2020): 67-85.

Mengutip dari The Chicago Manual of Style edisi ke-17, konsistensi dalam penulisan format sangat penting untuk menjaga profesionalitas dan kemudahan pembaca dalam melacak sumber referensi.

5. Elemen Penting dalam Penulisan Daftar Pustaka Jurnal

Elemen Penting dalam Penulisan Daftar Pustaka Jurnal (c) Ilustrasi AI

Cara penulisan daftar pustaka dari jurnal memerlukan perhatian khusus terhadap elemen-elemen penting yang harus dicantumkan. Setiap elemen memiliki fungsi spesifik dalam membantu pembaca menemukan dan memverifikasi sumber informasi.

  1. Nama Penulis
    Nama penulis ditulis dengan format nama belakang terlebih dahulu, diikuti koma, kemudian nama depan atau inisial. Untuk penulis kedua dan seterusnya, nama ditulis normal (nama depan kemudian nama belakang).
  2. Tahun Publikasi
    Tahun publikasi menunjukkan kapan artikel tersebut diterbitkan. Informasi ini penting untuk menilai kebaruan dan relevansi sumber referensi.
  3. Judul Artikel
    Judul artikel harus ditulis lengkap sesuai dengan yang tertera dalam jurnal. Penulisan judul mengikuti aturan kapitalisasi sesuai format yang digunakan.
  4. Nama Jurnal
    Nama jurnal ditulis dalam format italic untuk membedakannya dari elemen lain. Nama jurnal harus ditulis lengkap dan akurat.
  5. Volume dan Nomor
    Volume menunjukkan tahun publikasi jurnal, sedangkan nomor menunjukkan edisi dalam tahun tersebut. Informasi ini membantu identifikasi spesifik artikel.
  6. Halaman
    Rentang halaman artikel harus dicantumkan untuk memudahkan pembaca menemukan artikel dalam jurnal tersebut.
  7. DOI atau URL
    Untuk jurnal online, DOI (Digital Object Identifier) atau URL harus dicantumkan untuk memudahkan akses digital.

Melansir dari Council of Science Editors, kelengkapan informasi dalam daftar pustaka mencerminkan kualitas dan kredibilitas karya ilmiah yang disusun.

6. Tips dan Kesalahan Umum dalam Penulisan Daftar Pustaka Jurnal

Tips dan Kesalahan Umum dalam Penulisan Daftar Pustaka Jurnal (c) Ilustrasi AI

Dalam praktik penulisan daftar pustaka dari jurnal, terdapat beberapa tips penting dan kesalahan umum yang perlu dihindari. Pemahaman yang baik tentang hal ini akan meningkatkan kualitas karya ilmiah secara keseluruhan.

  1. Tips Penulisan yang Efektif
    Kumpulkan semua informasi jurnal secara lengkap saat pertama kali membaca. Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero untuk mempermudah pengorganisasian sumber.
  2. Konsistensi Format
    Pilih satu format penulisan (APA, MLA, atau Chicago) dan gunakan secara konsisten di seluruh karya ilmiah. Jangan mencampur format yang berbeda dalam satu daftar pustaka.
  3. Verifikasi Informasi
    Selalu periksa kembali informasi jurnal seperti nama penulis, tahun publikasi, dan detail lainnya. Kesalahan kecil dapat mengurangi kredibilitas karya ilmiah.
  4. Kesalahan Umum: Penulisan Nama Penulis
    Hindari kesalahan dalam penulisan nama penulis, terutama untuk nama asing. Pastikan urutan nama belakang dan nama depan sesuai dengan format yang digunakan.
  5. Kesalahan Umum: Format Italic
    Nama jurnal harus selalu ditulis dalam format italic. Kesalahan ini sering terjadi karena ketidaktelitian dalam formatting.
  6. Kesalahan Umum: Informasi Volume dan Nomor
    Pastikan informasi volume dan nomor jurnal akurat. Kesalahan dalam informasi ini dapat menyulitkan pembaca menemukan sumber asli.
  7. Penggunaan Teknologi
    Manfaatkan fitur otomatis dalam aplikasi pengolah kata untuk formatting dan pengurutan alfabetis daftar pustaka.

Mengutip dari International Committee of Medical Journal Editors, akurasi dalam penulisan daftar pustaka merupakan tanggung jawab etis setiap penulis karya ilmiah untuk menghormati kontribusi peneliti lain.

7. FAQ (Frequently Asked Questions)

FAQ (Frequently Asked Questions) (c) Ilustrasi AI

Bagaimana cara menulis daftar pustaka dari jurnal online?

Untuk jurnal online, tambahkan DOI atau URL setelah informasi halaman. Format dasarnya sama dengan jurnal cetak, namun perlu menambahkan informasi akses digital untuk memudahkan pembaca menemukan sumber asli.

Apakah perlu mencantumkan tanggal akses untuk jurnal online?

Dalam format APA terbaru, tanggal akses tidak diperlukan jika artikel memiliki DOI. Namun, jika menggunakan URL dan tidak ada DOI, sebaiknya cantumkan tanggal akses untuk menunjukkan kapan sumber tersebut diakses.

Bagaimana menulis daftar pustaka jurnal dengan banyak penulis?

Untuk jurnal dengan lebih dari tiga penulis dalam format APA, tulis nama penulis pertama kemudian tambahkan "et al." Dalam format MLA, tulis nama penulis pertama kemudian "et al." Untuk Chicago, tulis semua nama penulis jika kurang dari empat orang.

Apa perbedaan penulisan volume dan nomor jurnal?

Volume biasanya menunjukkan tahun publikasi jurnal, ditulis dalam angka biasa. Nomor menunjukkan edisi dalam tahun tersebut, ditulis dalam tanda kurung. Contoh: Volume 15, Nomor 3 ditulis sebagai 15(3).

Bagaimana cara menulis jurnal yang tidak memiliki nomor halaman?

Untuk jurnal online yang tidak memiliki nomor halaman tradisional, gunakan nomor artikel jika tersedia. Jika tidak ada, cukup cantumkan informasi hingga volume dan nomor tanpa informasi halaman.

Apakah nama jurnal harus ditulis lengkap atau boleh disingkat?

Dalam penulisan daftar pustaka, nama jurnal sebaiknya ditulis lengkap untuk menghindari kebingungan. Singkatan hanya digunakan jika sudah menjadi konvensi umum dan dikenal luas dalam bidang tersebut.

Bagaimana mengurutkan daftar pustaka jurnal dalam daftar referensi?

Daftar pustaka diurutkan secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama. Jika penulis yang sama memiliki beberapa publikasi, urutkan berdasarkan tahun publikasi dari yang terlama ke yang terbaru.

(kpl/fed)

Rekomendasi
Trending