Perbedaan Muka Orang Have Menurut Studi, Benarkah Bisa Terlihat dari Wajah?

Perbedaan Muka Orang Have Menurut Studi, Benarkah Bisa Terlihat dari Wajah?
Perbedaan Muka Orang Have Menurut Studi. (AI Generated)

Kapanlagi.com - Klovers, belakangan ini ada banyak istilah gaul baru yang dipopulerkan Gen Z di media sosial. Salah satunya adalah orang have, istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang yang dianggap berada atau memiliki banyak harta. Sementara itu, istilah orang enough kerap digunakan secara informal untuk menggambarkan orang yang hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

Penggunaan istilah tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa kondisi ekonomi seseorang seolah bisa terlihat dari wajah. Ada orang yang dianggap memiliki muka orang have karena terlihat lebih terawat, sehat, menarik, atau memberikan kesan tertentu saat pertama kali dilihat.

Menariknya, anggapan tersebut memang memiliki kaitan dengan penelitian psikologi. Sejumlah peneliti telah menguji bagaimana orang menilai status sosial seseorang hanya melalui penampilan wajah. Namun, hasil penelitian tidak berarti orang kaya memiliki bentuk wajah khusus. Yang ditemukan justru berkaitan dengan persepsi dan stereotip manusia terhadap penampilan.

1. Studi Meneliti Apakah Kelas Sosial Bisa Terlihat dari Wajah

Kelas Sosial Terlihat dari Wajah. (depositphotos/odua)

Penelitian berjudul The Visibility of Social Class From Facial Cues yang dilakukan R. Thora Bjornsdottir dan Nicholas O. Rule dari University of Toronto menguji apakah orang dapat memperkirakan kelas sosial seseorang berdasarkan foto wajah. Penelitian yang diterbitkan pada 2017 tersebut menggunakan pendapatan sebagai salah satu ukuran kelas sosial.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta dapat mengategorikan wajah orang dari kelompok kaya dan miskin dengan tingkat ketepatan yang lebih baik daripada sekadar tebakan acak. Temuan ini menarik karena menunjukkan bahwa manusia memang dapat menangkap sejumlah isyarat visual yang kemudian digunakan untuk membuat penilaian mengenai status sosial.

Namun, penelitian tersebut tidak menemukan bentuk wajah tertentu yang menjadi ciri orang kaya. Dengan demikian, istilah muka orang have lebih tepat dipahami sebagai kesan yang muncul ketika seseorang melihat wajah, bukan tanda pasti mengenai jumlah harta yang dimiliki.

2. Wajah yang Terlihat Sehat Cenderung Dinilai Lebih Berada

Penelitian yang lebih baru dilakukan oleh R. Thora Bjornsdottir dan Elizabeth Beacon dan diterbitkan dalam Quarterly Journal of Experimental Psychology pada 2024, meneliti bagaimana wajah memengaruhi penilaian terhadap kelas sosial.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wajah yang terlihat lebih positif, menarik, dan sehat cenderung dinilai berasal dari kelas sosial yang lebih tinggi. Peneliti juga menemukan bahwa ekspresi wajah dapat mengubah penilaian mengenai kelas sosial.

Artinya, kesan lebih berada yang muncul ketika melihat seseorang tidak hanya berkaitan dengan bentuk wajah, tetapi juga kondisi visual dan ekspresi yang ditampilkan.

3. Ciri yang Sering Membuat Wajah Dianggap Orang Have

Muka orang have. (mydramalist.com)

Jika dikaitkan dengan istilah yang berkembang di media sosial, kesan orang have dapat muncul dari kombinasi beberapa hal yang terlihat secara visual. Ini bukan ciri biologis orang kaya, melainkan faktor yang dapat memengaruhi penilaian pertama seseorang.

Beberapa kesan yang dalam penelitian dikaitkan dengan penilaian kelas sosial lebih tinggi antara lain:

  • Wajah terlihat sehat.
  • Tampak lebih menarik.
  • Ekspresi memberikan kesan positif.
  • Kondisi kulit atau wajah terlihat lebih terawat.
  • Penampilan secara keseluruhan memberikan kesan tertentu.

Namun, daftar tersebut bukan checklist untuk menentukan seseorang kaya atau miskin. Seseorang bisa terlihat sehat dan terawat karena kebiasaan pribadi, pekerjaan, lingkungan, atau faktor lain yang sama sekali tidak berkaitan dengan kekayaan.

4. Ekspresi Wajah Juga Bisa Mengubah Penilaian

Wajah yang sama dapat memberikan kesan berbeda ketika ekspresinya berubah. Penelitian Bjornsdottir dan Beacon menunjukkan bahwa manipulasi ekspresi emosi dapat menggeser penilaian peserta terhadap kelas sosial seseorang. Wajah dengan ekspresi tertentu dapat membuat seseorang dinilai memiliki status sosial yang berbeda.

Hal tersebut menjelaskan mengapa istilah muka orang have di media sosial tidak selalu merujuk pada bentuk hidung, mata, rahang, atau bagian wajah tertentu. Kesan tersebut bisa muncul dari keseluruhan tampilan wajah, termasuk ekspresi yang terlihat ketika seseorang difoto atau berinteraksi dengan orang lain.

5. Penampilan Bukan Bukti Kondisi Ekonomi Seseorang

Penelitian mengenai wajah dan kelas sosial perlu dipahami dengan hati-hati. Kemampuan manusia memberikan penilaian di atas rata-rata bukan berarti mereka selalu dapat mengetahui kondisi finansial seseorang dengan benar.

Studi Yue Qi, Qi Li, dan Feng Du pada 2018, misalnya, meneliti hubungan antara informasi status sosial ekonomi dan penilaian terhadap kepercayaan berdasarkan wajah. Peneliti menemukan bahwa individu dengan informasi pendapatan lebih tinggi dinilai lebih dapat dipercaya dalam kondisi penelitian tertentu.

Temuan ini menunjukkan bahwa informasi mengenai status ekonomi dapat memengaruhi penilaian terhadap seseorang, tetapi bukan berarti wajah secara otomatis menunjukkan pendapatan seseorang.

Karena itu, seseorang yang terlihat sederhana belum tentu memiliki kondisi ekonomi rendah. Begitu pula orang yang terlihat mewah atau memiliki wajah yang dianggap orang have belum tentu memiliki kekayaan besar.

6. Jadi, Benarkah Ada Muka Orang Have?

Orang Have/Ilustrasi Credit Unsplash

Jawabannya, tidak ada bentuk wajah khusus yang secara ilmiah dapat disebut sebagai muka orang kaya. Penelitian memang menemukan bahwa manusia dapat membuat perkiraan mengenai kelas sosial dari wajah dan bahwa karakteristik seperti kesehatan yang terlihat, daya tarik, serta ekspresi dapat memengaruhi penilaian tersebut.

Dengan demikian, istilah muka orang have lebih tepat dianggap sebagai bahasa populer untuk menggambarkan kesan seseorang ketika melihat wajah orang lain. Kesan tersebut dapat dipengaruhi berbagai stereotip dan pengalaman sosial, sehingga tidak dapat dijadikan patokan untuk mengetahui kondisi ekonomi seseorang secara akurat.

7. Pertanyaan Umum Perbedaan Muka Orang Have Menurut Studi

Apa arti orang have?

Orang have adalah istilah gaul yang digunakan untuk menyebut orang yang dianggap berada atau memiliki banyak harta.

Apakah ada ciri wajah khusus orang kaya?

Tidak ada bentuk wajah khusus yang terbukti secara ilmiah menjadi ciri orang kaya.

Apa yang membuat seseorang dianggap punya muka orang have?

Wajah yang terlihat sehat, menarik, positif, atau terawat dapat memunculkan kesan status sosial yang lebih tinggi.

Siapa peneliti yang meneliti hubungan wajah dan kelas sosial?

Di antaranya R. Thora Bjornsdottir dan Nicholas O. Rule pada 2017, serta R. Thora Bjornsdottir dan Elizabeth Beacon pada 2024.

Apakah wajah bisa menunjukkan seseorang kaya atau miskin?

Wajah dapat memengaruhi persepsi seseorang terhadap status sosial, tetapi tidak dapat menjadi bukti pasti mengenai kondisi ekonomi.

(kpl/rao)

Rekomendasi

Trending