INDONESIA

[Review] 'SELAMAT PAGI, MALAM'

Jakarta, Wanita Dan Cinta Yang Gelisah
Senin, 23 Juni 2014 09:51  | 

Marissa Anita


Jakarta, Wanita Dan Cinta Yang Gelisah
dok. Kepompong Gendut




KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Jakarta telah berubah, itu yang terbesit di benak Lucky Kuswandi saat pulang ke ibu kota setelah menyelesaikan studi film di New York. Berbekal kegelisahan tersebut, muncul sebuah ide cerita tentang Jakarta dan kompleksitas penduduknya yang kemudian tertuang dalam SELAMAT PAGI, MALAM.

Film ini mengenalkan kita pada tiga karakter sentral yang kesemuanya adalah wanita. Ada Gia (Adinia Wirasti) filmmaker asal New York yang kembali ke Jakarta untuk bertemu dengan Naomi (Marissa Anita); Ci Surya (Dayu Wijanto) yang mendapati mendiang suaminya berhubungan dengan penyanyi bar kelas bawah; serta pegawai tempat fitnes bernama Indri (Ina Panggabean) yang berkencan dengan pria kaya agar status sosialnya berubah.

Jakarta banget, mungkin itu satu kata yang tepat untuk menggambarkan fitur produksi Kepompong Gendut dan Soda Machine satu ini. Menggunakan teknik penceritaan interwoven, tokoh Gia, Ci Surya dan Indri berhasil dituturkan secara kuat serta bersinergi dengan setting ibu kota dan segala pernak perniknya.

Dialog serta pengadegan yang relevan dengan kondisi masyarakat sekarang membuat penonton seperti diajak untuk berkaca. Sehingga pesan yang ingin disodorkan oleh filmmakernya mampu tersampaikan dengan cara sederhana namun mengena.

Dengan budget minimalis, SELAMAT PAGI, MALAM tampak kaya karena keintiman Lucky Kuswandi sebagai sutradara dan penulis naskah dalam menyorot Jakarta. Walau eksplorasinya harus diwarnai oleh soal selangkangan.

Mendapat sokongan aktor dan aktris baru (selain nama yang sudah dikenal luas seperti Adinia Wirasti), fitur yang diproduseri oleh Sammaria Simanjuntak ini berhasil tampil all out. Memberi sudut pandang baru tentang hidup dan hal lain dari tempat di mana kita berpijak.

Baca review kami yang lainnya

Terbang Kembali Bersama Para Naga
Memupuk Harapan Lewat Berlari
Ulah Dua Polisi Bodoh Yang Lebih 'Gila'
Bersatu Rebut Kembali Teater JKT48
Sisi Kelam Dari Dongeng Putri Tidur

(kpl/abs/dka)