INDONESIA

[Review] 'AIR TERJUN PENGANTIN PHUKET', Kembalinya Teror di Pulau Pengantin

Selasa, 29 Januari 2013 21:01  | 

Tamara Bleszynski


[Review] 'AIR TERJUN PENGANTIN PHUKET', Kembalinya Teror di Pulau Pengantin
Foto: Maxima Pictures




KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

AIR TERJUN PENGANTIN adalah film rilisan 3 Desember 2009 yang sukses menarik 1 juta lebih penonton. Seolah ingin mengulang kesuksesan serupa, awal tahun 2013 ini beredarlah sekuelnya yang diberi embel-embel kata Phuket.

Bersetting dua tahun setelah kejadian pada film pertama, Tiara (Tamara Bleszynski) kini tinggal di Thailand dan mendalami Thai Boxing. Bersama sahabatnya yang bernama Lea (Laras Monca), dirinya membuka sebuah bar kecil-kecilan.

Suatu hari Alan (Darius Sinathrya), sahabat semasa kuliah yang diam-diam menyukai Tiara, datang ke Phuket bersama rombongan kecilnya. Selain untuk berlibur, pria tersebut juga ingin membawa Tiara kembali pulang ke Indonesia.

Namun saat mereka semua mendatangi sebuah pulau di sekitar Phuket, Tiara menyadari masa lalunya belum benar-benar selesai. Dan teror pun dimulai.

Adalah beban tersendiri membuat sekuel dari film yang predesornya mendapat respon cukup menggembirakan. Namun Maxima Pictures tampaknya percaya diri saat proyek pembuatan film ini terdengar sekitar akhir tahun lalu.

Sayangnya, kepercayaan diri tersebut tak dibarengi dengan kematangan dari berbagai sisi. Dari segi naskah, Alim Sudio sama sekali tak menawarkan hal baru. Hal itu dibarengi dengan berbagai kelemahan dari dangkalnya karakterisasi yang dibawakan dengan akting seadanya, dubbing yang terdengar mengganggu sampai tak singkronnya gerakan mulut dengan suara yang keluar.

Penambahan kata Phuket pada judul untuk menggantikan angka 2 juga terlihat hanya sebagai gimmick. Karena Phuket tak pernah benar-benar dieksplor.

AIR TERJUN PENGANTIN PHUKET bisa dibilang sebagai pertaruhan bagi seorang Rizal Mantovani. Kamu bisa bandingan sendiri dengan film sebelumnya yang sukses besar itu.

(kpl/abs)