5 Variasi Kata Sapaan "Apa Kabar" Bahasa Jepang, Bikin Lebih Pede Latihan Percakapan

Variasi Kata Sapaan "Apa Kabar" Bahasa Jepang (credit: unsplash)
Kapanlagi.com - Saat mempelajari bahasa Jepang, kata sapaan menjadi salah satu hal penting yang harus dipelajari. Pasalnya, penggunaan kata sapaan sangat sering ditemukan dalam interaksi sehari-hari. Di antara banyaknya sapaan yang paling umum digunakan, "apa kabar" menjadi salah satu yang paling sering terdengar. Karenanya, penting untuk tahu "apa kabar" dalam bahasa Jepang.
Memahami penggunaan yang tepat dari "apa kabar" dalam bahasa Jepang merupakan hal yang sangat penting. Sebab, pertanyaan "apa kabar" sejatinya bukan hanya sekedar pertanyaan tentang keadaan fisik seseorang. Lebih dari itu, pertanyaan ini juga mencerminkan rasa hormat dan kepedulian terhadap lawan bicara yang sangat dijunjung dalam budaya Jepang.
Dalam bahasa Jepang, ternyata ada beberapa variasi cara untuk bertanya tentang kabar. Jelas, mengetahui variasi-variasi ini membantu untuk melancarkan percakapan dan memperluas kemampuan komunikasi dalam bahasa Jepang.
Advertisement
Penasaran, apa saja variasi "apa kabar" bahasa Jepang? Untuk mengetahuinya, langsung saja simak ulasan berikut ini:
1. Ogenki desuka?

"Ogenki desuka?" merupakan kalimat sapaan "apa kabar" bahasa Jepang paling paling populer dan paling umum digunakan. "Ogenki desuka?" menjadi kalimat sapaan yang bersifat cukup formal dan sopan.
Dalam budaya Jepang, kata sapaan ini biasa digunakan untuk menanyakan kabar pada seseorang yang tinggal jauh atau tidak bisa ditemui setiap hari. Maka dari itu, kata sapaan ini lazim ditemui dalam penulisan surat, email, pesan singkat, atau telepon.
Contoh penggunaan dalam kalimat:
A : "Ogenki desuka?" (kamu, apa kabar?)
B : "Hai, genki desu." (Ya, saya baik-baik saja) atau "Ee, genki ja arimasen." (Tidak, saya tidak baik-baik saja)
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Genki desuka?

Variasi "apa kabar" bahasa Jepang berikutnya ialah "Genki desuka?". Di bahasa Jepang, "Genki desuka?" juga jadi cara yang cukup umum untuk bertanya tentang kabar seseorang.
Pertanyaan sapaan menanyakan kabar ini lebih berkaitan dengan kondisi fisik dan emosional seseorang. "Genki desuka?" secara harfiah berarti 'apakah kamu sehat?' atau 'Apakah kamu dalam keadaan baik?'.
Contoh penggunaan dalam kalimat:
A: "Genki desuka?" (kamu, apa kabar?)
B: "Hai, genki desu." (Ya, saya baik-baik saja) atau "Ee, genki ja arimasen." (Tidak, saya tidak baik-baik saja)
3. Genki?

Pada percakapan bahasa Jepang, juga lazim ditemui kata sapaan "Genki?" tanpa imbuhan "O" di depan ataupun tambahan kata "desuka" di belakang. Kata sapaan "Genki?" biasa muncul saat menyapa teman dekat yang sudah lama tidak bertemu, paling tidak selama beberapa hari.
Perbedaan "Genki" dengan "Ogenki desuka?" adalah tingkat kesopanannya. Awalan huruf "O" pada "Ogenki" ternyata menambah tingkat kesopanan atau kehormatan. Sedangkan, kata "desuka" hanyalah sebagai penanda kata tanya formal.
Oleh karena itu, "Genki? menjadi variasi "apa kabar" bahasa Jepang yang lebih bersifat non-formal atau kasual. Kata sapaan ini cocok untuk teman seumuran yang sudah sangat akrab.
Contoh dalam kalimat:
"Megumi-chan genki?" (Megumi-chan, apa kabar?)
4. Chousi do?

Variasi "apa kabar" bahasa Jepang selanjutnya adalah "Chousi do?". Jika "Genki", cocok untuk teman sebaya, maka "Chousi do?" adalah sebaliknya. Kata sapaan ini lebih cocok ditujukan pada orangtua atau orang yang baru dikenal dan belum begitu akrab.
Kata sapaan ini terdengar sangat sopan. "Chousi do?" biasa digunakan sebagai sapaan basa-basi dalam momen senggang di suatu acara yang formal. Selain berarti menanyakan kabar berupa keadaan fisik, "Chousi do?" juga bisa berarti menanyakan aktivitas yang sedang dilakukan seseorang.
Contoh dalam kalimat:
"Choushi do?" (apa kabar?)
"Choushi wa do desuka?" (bagaimana kabarmu?)
5. Gokigenyou?

Selain "Ogenki desuka?", kata "Gokigenyou" juga bisa dipakai sebagai "apa kabar" bahasa Jepang. "Gokigenyou" merupakan variasi kata sapaan "apa kabar" bahasa Jepang yang punya makna lebih halus dan sopan.
Contoh penggunaan dalam kalimat:
"Gokigenyou, genki desu ka?" (Selamat pagi/siang/sore/malam, apa kabar?)
Menariknya, selain untuk menanyakan kabar "Gokigenyou" juga bisa digunakan sebagai salam perpisahan. Ketika selesai melakukan pertemuan dan berpisah, "Gokigenyou" dapat diucapkan sebagai ungkapan 'selamat tinggal'. Dalam hal ini, "Gokigenyou" mempunyai makna yang kurang lebih sama seperti "Sayonara". Meski sebagai ungkapan perpisahan, penggunaan "Sayonara memang lebih umum dibandingkan "Gokigenyou".
Contoh penggunaan dalam kalimat:
"Raishuu made gokigenyou!" (Sampai jumpa kembali minggu depan)
Itulah di antaranya ulasan terkait beberapa variasi ungkapan "apa kabar dalam bahasa Jepang. Dengan menguasai variasi-variasi "apa kabar" dalam bahasa Jepang, kalian akan dapat berkomunikasi dengan lebih lancar dan menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang Jepang.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/psp)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor















































