10 Drama Jepang Seru untuk Dewasa: Pilihan Terbaik yang Tidak Cocok untuk Anak Kecil!
Drama Jepang Seru untuk Dewasa (credit: imdb)
Kapanlagi.com - Kapanlagi.com - Siapa bilang drama Jepang hanya tentang romansa manis dan cerita ringan? Di balik layar, banyak drama Jepang yang menyajikan tema-tema gelap dengan adegan brutal yang bisa membuat jantung berdebar. Tentu saja, konten semacam ini tidak cocok untuk penonton di bawah umur. Namun, bagi para penonton dewasa, drama-drama ini menawarkan kisah yang seru dan kompleks, menjadikannya sebagai hiburan yang menarik.
Bagi Anda yang mencari tontonan yang penuh dengan ketegangan dan intrik, berikut adalah beberapa rekomendasi drama Jepang yang mengandung adegan kekerasan dan tidak layak untuk anak-anak. Ingat, drama-drama ini ditujukan khusus untuk penonton dewasa dan mungkin mengandung konten yang bisa mengganggu atau membuat tidak nyaman bagi sebagian orang. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kebijaksanaan dan kesadaran sebelum memutuskan untuk menontonnya.
Menariknya, meskipun dipenuhi dengan kekerasan, drama-drama ini juga menawarkan eksplorasi mendalam tentang kondisi manusia, kritik sosial yang tajam, dan pertanyaan moral yang menggugah pikiran. Jadi, bagi Anda yang berani, berikut adalah beberapa rekomendasi drama Jepang yang wajib ditonton oleh penonton dewasa. Siapkan diri Anda untuk menyelami dunia yang gelap dan penuh misteri!
Advertisement
Jangan lupa untuk mengeksplorasi artikel rekomendasi drama Jepang menarik lainnya di liputan6.com. (kpl/psp)
1. DEATH NOTE (2015)
Siapa yang tak kenal DEATH NOTE? Drama Jepang yang menggetarkan ini merupakan adaptasi live-action dari manga dan anime fenomenal yang telah mencuri perhatian banyak orang.
Mengisahkan perjalanan Light Yagami, seorang siswa jenius yang menemukan buku catatan misterius yang bisa mengakhiri nyawa siapa pun hanya dengan menuliskan namanya, cerita ini membawa kita ke dalam permainan cerdas antara Light dan detektif brilian bernama L. Saat Light berambisi menciptakan dunia tanpa kejahatan, tindakan drastisnya semakin menampakkan sisi kelam dari keadilan.
Dengan eksplorasi mendalam tentang moralitas dan bahaya kekuasaan absolut, serta adegan kematian yang menegangkan, DEATH NOTE jelas bukan tontonan untuk anak-anak. Siapkan diri Anda untuk merasakan ketegangan yang tak tertandingi dalam setiap episodenya!
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. LIAR GAME (2007)
Dengan rating 8.3 di MyDramaList, "LIAR GAME" adalah sebuah drama yang menggugah selera, mengisahkan Nao Kanzaki, seorang mahasiswi naif yang terjebak dalam permainan penipuan bernilai miliaran yen.
Dalam usahanya untuk membebaskan peserta lain dari jeratan hutang, Nao menggandeng Shinichi Akiyama, mantan penipu ulung yang siap membantunya memenangkan permainan berbahaya ini. Setiap putaran permainan menghadirkan tantangan yang menguji keahlian berbohong, menipu, dan manipulasi antar peserta.
Meskipun tidak ada kekerasan fisik yang terlihat, "LIAR GAME" sarat dengan ketegangan psikologis dan manipulasi emosional yang mendalam, memaksa para peserta untuk membuat keputusan moral yang brutal demi kelangsungan hidup mereka. Drama ini dengan cerdas mengeksplorasi sisi gelap dari sifat manusia, menjadikannya tontonan yang menarik dan penuh intrik, meski tidak disarankan untuk anak-anak!
3. ALICE IN BORDERLAND (2020)
Dengan rating 8.8 di MyDramaList, "ALICE IN BORDERLAND" adalah drama Jepang yang wajib ditonton, meski tidak disarankan untuk anak-anak. Cerita ini mengikuti Ryohei Arisu, seorang pemuda pengangguran yang terobsesi dengan video game, yang tiba-tiba mendapati dirinya terjebak di Tokyo yang sepi dan penuh misteri.
Bersama dua sahabatnya, Karube dan Chota, mereka harus memainkan serangkaian permainan mematikan untuk bertahan hidup, di mana kegagalan berarti kematian seketika. Setiap tantangan diwakili oleh kartu remi dengan tingkat kesulitan yang berbeda, dan saat mereka berjuang melawan waktu, mereka bertemu Usagi, seorang pendaki gunung yang cekatan. Bersama, mereka berusaha mengungkap rahasia gelap di balik dunia permainan yang brutal ini, sambil menghadapi rintangan yang semakin mengerikan.
4. TOMODACHI GAME (2017)
Dengan rating 7.5 di MyDramaList dan durasi setiap episodenya hanya 25 menit, TOMODACHI GAME adalah drama Jepang yang wajib ditonton oleh penonton dewasa, meski tidak untuk anak kecil. Mengisahkan sekelompok teman yang terjebak dalam permainan misterius, cerita ini membawa kita menyelami batas-batas persahabatan mereka saat Yuuichi Katagiri dan kawan-kawannya harus berjuang dalam serangkaian permainan berbahaya untuk melunasi hutang yang misterius.
Setiap tantangan dirancang untuk menimbulkan ketidakpercayaan dan pengkhianatan, menciptakan ketegangan yang semakin meningkat di antara mereka. Dengan eksplorasi mendalam tentang kepercayaan, pengkhianatan, dan nilai persahabatan dalam situasi yang ekstrem, TOMODACHI GAME menyuguhkan pengalaman yang menegangkan, meskipun tidak selalu menampilkan kekerasan fisik. Namun, intensitas kekerasan psikologis dan manipulasi emosional dalam drama ini membuatnya jelas tak layak untuk ditonton oleh anak-anak.
5. GANNIBAL (2022)
Dalam drama menegangkan berjudul GANNIBAL, kita diajak mengikuti perjalanan Daigo Agawa, seorang polisi yang ditugaskan ke desa terpencil bernama Kuge. Desa yang awalnya terlihat damai dan bersahabat ini segera terungkap sisi gelapnya setelah kematian misterius salah satu warganya.
Seiring penyelidikan yang dilakukan, Daigo menemukan fakta mengejutkan tentang keluarga Gotoh, klan terkuat di desa tersebut, yang ternyata terlibat dalam praktik kanibalisme yang telah ada sejak generasi ke generasi. Dengan sajian kekerasan ekstrem dan ketegangan psikologis yang mendalam, drama ini jelas bukan untuk anak-anak, karena temanya yang disturbing dapat meninggalkan trauma mendalam bagi penonton muda.
6. GOKUAKU GANBO (2014)
Dari sebuah penipuan yang meruntuhkan kehidupannya, seorang wanita biasa terpaksa melangkah ke dalam dunia kriminal yang kelam, berkolaborasi dengan penjahat, lintah darat, dan psikopat demi bertahan hidup dan membalas dendam atas luka yang pernah dideritanya.
Dalam labirin gelap yang dipenuhi intrik dan pengkhianatan, ia terjebak dalam permainan kekuasaan yang berbahaya. Serial ini menyajikan kisah yang mendebarkan, namun tidak disarankan untuk anak-anak, karena mengandung tema kriminalitas yang berat, manipulasi licik, dan perilaku amoral yang bisa merusak pembentukan karakter mereka.
7. MUSEUM (2016)
Dalam kisah menegangkan berjudul MUSEUM, kita diajak mengikuti jejak seorang detektif yang terjerat dalam perburuan menegangkan melawan pembunuh berantai misterius bertopeng katak. Pelaku yang kejam ini melaksanakan eksekusi terhadap korbannya dengan cara-cara sadis yang ia anggap sebagai "hukuman moral" atas dosa-dosa mereka, menciptakan teror baru di setiap kasus yang dihadapi.
Ketegangan semakin meningkat, menguji batas mental sang detektif saat ia berhadapan dengan sosok antagonis psikopat yang mengguncang jiwa, menjadikan drama ini tidak layak ditonton oleh anak-anak karena adegan penyiksaan brutal dan elemen gore yang berlebihan.
8. DEAR PATIENT: KIZUNA NO KARTE (2020)
Serial ini mengajak kita menyelami kehidupan sehari-hari dokter dan perawat di sebuah rumah sakit yang dipenuhi dengan pasien-pasien berlatarkan kisah hidup yang rumit. Di balik tantangan medis yang mereka hadapi, terjalin pula kisah-kisah pribadi yang penuh dengan tekanan emosional, rahasia tersembunyi, dan dilema moral yang menggugah.
Namun, perlu diingat, serial ini tidak cocok untuk anak-anak, karena mengandung adegan dewasa, hubungan romantis yang eksplisit, serta isu-isu kehidupan orang dewasa yang mungkin belum layak untuk mereka saksikan.
9. BURN THE HOUSE DOWN (2023)
Dalam drama menegangkan "BURN THE HOUSE DOWN," Anzu Murata menyamar sebagai asisten rumah tangga di kediaman megah keluarga Mitarai. Namun, di balik topengnya yang tampak biasa, ia menyimpan agenda rahasia yang membara: mengungkap misteri kebakaran tragis yang menghanguskan rumah masa kecilnya dan merobek keluarganya 13 tahun lalu.
Dengan tema balas dendam yang mendalam, manipulasi emosional yang tajam, dan karakter antagonis yang memiliki kecenderungan sosiopatik, drama ini menjanjikan perjalanan emosional yang gelap dan tak terduga, jelas bukan untuk anak-anak.
10. AND THEN, THERE WERE NONE (2017)
Sepuluh orang asing tiba di sebuah pulau terpencil setelah menerima undangan misterius yang penuh teka-teki. Tanpa menyadari apa yang menanti mereka, kedatangan mereka disambut oleh rekaman suara yang mengungkapkan dosa-dosa kelam dari masa lalu masing-masing. Ketika teror mulai merayap, satu per satu dari mereka tewas dengan cara yang mengerikan, mengikuti urutan sajak anak-anak yang menakutkan.
Drama ini menyuguhkan misteri pembunuhan berantai yang tidak hanya membangkitkan ketegangan, tetapi juga menyelami tema moral yang berat, menjadikannya tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak. Dengan atmosfer yang dingin dan suram, cerita ini menggugah pemikiran tentang kejahatan masa lalu yang menghantui para tokohnya.
11. FAQ
1. Mengapa drama SCAMS tidak diperuntukkan bagi penonton anak kecil?
Drama SCAMS dilarang bagi anak kecil karena mengangkat sisi gelap dunia kriminal, khususnya tentang penipuan pengiriman uang. Drama ini menunjukkan bagaimana seseorang yang terdesak masalah ekonomi bisa terjerumus ke dalam sindikat kejahatan yang penuh dengan manipulasi dan tindakan ilegal.
2. Apa yang membuat drama FISHBOWL WIVES (KINGYO TSUMA) dikategorikan sebagai tontonan khusus dewasa?
FISHBOWL WIVES sangat tidak cocok untuk anak kecil karena fokus utamanya adalah tema perselingkuhan dalam rumah tangga. Artikel menyebutkan bahwa drama ini mengandung banyak adegan intim yang sangat vulgar dan eksplisit, sehingga hanya ditujukan bagi penonton dewasa.
3. Drama apa yang menceritakan tentang obsesi cinta yang berbahaya dan berlebihan?
Drama tersebut adalah RINKAI. Kisahnya menyoroti hubungan asmara yang sangat intens dan cenderung tidak sehat, di mana terdapat unsur obsesi yang kuat antar karakternya. Konten emosional dan adegan dewasanya membuat drama ini tidak aman bagi penonton di bawah umur.
4. Apakah ada drama dalam daftar tersebut yang menceritakan tentang hubungan rahasia antar rekan kerja?
Ya, yaitu drama HAPIMARI: HAPPY MARRIAGE!?. Meskipun memiliki premis pernikahan kontrak, drama ini mengeksplorasi perkembangan hubungan romantis dan seksual yang dewasa antara seorang bos dan karyawannya, sehingga masuk dalam kategori rekomendasi untuk penonton dewasa.
5. Apa kriteria umum yang membuat keempat drama dalam artikel tersebut dilarang untuk anak-anak?
Berdasarkan artikel, kriteria utamanya meliputi adanya adegan ranjang yang eksplisit, pembahasan isu rumah tangga yang kompleks (seperti perselingkuhan), penggambaran dunia kriminal, serta tema psikologis dewasa yang sulit dipahami dan berisiko memberikan pengaruh buruk bagi perkembangan anak.
Itulah di antaranya beberapa rekomendasi drama Jepang yang tidak boleh ditonton anak kecil tapi bisa jadi tontonan seru untuk orang dewasa. Sekali lagi, diharap lebih bijaksana dalam memilah dan memilih tontonan!
Temukan rekomendasi drama Jepang menarik lainnya di kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Baca artikel menarik lainnya:
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/psp)
Advertisement
