KOREA

BLACKPINK Beri Sumbangan Untuk Para Korban Kebakaran di Gangwon Korsel

Selasa, 09 April 2019 16:16 Penulis: Gogor Subyakto

BLACKPINK. Credit: instagram.com/blackpinkofficial diambil 9/4/2019 pukul 13.40

Kapanlagi.com - Grup BLACKPINK sampai sekarang memang masih ramai menjadi perbincangan. Seperti yang diketahui, mereka baru saja comeback dengan single utama bertajuk KILL THIS LOVE.

Di sisi lain, belum lama ini sebuah bencana kebakaran sempat terjadi di Korea Selatan, tepatnya di provinsi Gangwon. Dengan kobaran api yang besar, kejadian ini memakan korban meninggal dunia dan luka parah.

Mendengar kabar itu, BLACKPINK sempat membatalkan preskon comeback mereka. Kini, setiap member memberikan sumbangan untuk para korban.

1. Batalkan Preskon

Sebuah bencana kebakaran yang melanda kawasan provinsi Gangwon memang mengetuk hati para selebriti di Korea Selatan. Banyak dari mereka yang langsung memberikan sumbangan untuk korban, termasuk dengan BLACKPINK.

Momen comeback dari girl group tersebut memang hampir bersamaan dengan kejadian kebakaran. Menunjukkan rasa simpati, BLACKPINK dan YG Entertainment membatalkan preskon untuk comeback mereka.

2. Beri Sumbangan

BLACKPINK memberikan sumbangan dengan angka yang cukup besar untuk para korban kebakaran. Menurut informasi yang didapat dari yayasan Hope Bridge Association of National Disaster Relief, setiap member girl group itu berikan sumbangan sebesar 10 juta won.

Jika digabung, donasi tersebut mencapai angka 40 juta won (sekitar 495 juta rupiah). Pada hari Kamis (4/4), BLACKPINK juga sempat menuliskan rasa prihatin lewat sosial media. "Kami berempati dengan sakit yang dirasakan oleh para penduduk Gangwon area."

3. Bencana Kebakaran

Bencana kebakaran yang terjadi di Gangwon, Korea Selatan ini memang juga menyita perhatian publik. Pasalnya, hutan api tersebut menyebar secara luas dan memakan cukup banyak korban.

Kebakaran tersebut terjadi pada hari Kamis (4/4) malam di Goseong-Sokcho area. Bencana tersebut telah memakan korban meninggal dua orang dan 11 luka parah. Lebih dari 3000 warga sudah berada di tempat pengungsian.


REKOMENDASI
TRENDING