KOREA

Chat Kebohongan Choi Jong Hoon Mengenai Kasus Suap-nya Terungkap

Kamis, 21 Maret 2019 22:35 Penulis: Guntur Merdekawan

Choi Jong Hoon © Newsen

Kapanlagi.com - Skandal kasus penyebaran video seks melalui grup chat yang dilakukan idol Jung Joon Young berbuntut panjang. Gara-gara aksinya, sederet nama idol lain juga ikutan terseret dalam pusaran permasalahan ini, seperti Seungri Big Bang hingga Choi Jong Hoon eks personel FT Island.

Nama terakhir hingga saat ini masih dalam penyelidikan terkait kasus penyebaran video seks tersebut. Namun, Choi juga diduga terlibat dalam beberapa kasus hukum lain di masa lampau, yakni berkendara di bawah pengaruh alkohol hingga menyuap pihak kepolisian untuk melepaskannya dari jeratan hukum.

Choi sendiri menampik jika dirinya mencoba menutupi kasusnya dengan membayar polisi. Namun fakta yang muncul ternyata berkata lain..

1. Choi Jong Hoon Suap Polisi

Dilansir dari situs Koreaboo, SBS baru saja merilis sebuah screenshot obrolan sebuah grup chat Choi mengenai kasusnya yang terjadi tahun 2016 silam itu. Dan di situ tertulis jika Choi 'curhat' mengenai penangkapannya dan bagaimana dia menyogok polisi dengan uang sebesar 10 juta Won (setara 125 juta rupiah). Seperti diketahui, di grup tersebut ada Seungri dan juga Jung Joon Young.

Choi Jonghoon: Borgol besi itu sungguh sakit. Kalau kamu belum pernah memakainya, nggak usah ngomong apa-apa.

Choi Jonghoon: Aku bilang padanya (polisi) aku akan bayar dia 10 juta won sebelum aku diborgol.

2. Bohong

Dari penyelidikan SBS, diketahui jika Choi sendiri ternyata berbohong pada ucapannya di group chat tersebut. Pria yang dulunya gitaris dari FT Island ini hanya menyuap pihak kepolisian sebesar 2 juta won (setara 25 juta rupiah). Sementara aksi suapnya sendiri dilakukan SETELAH Ia diborgol, bukan sebelum.

Kasus yang terjadi pada tahun 2016 ini memang sempat viral. Namun buat kamu yang lupa, berikut adalah detail kronologinya..

3. Kronologi Kejadian

2016 Februari silam, Choi ditengarai mabuk saat berkendara, di mana Ia lalu melihat mobil polisi. Seketika, Ia mencoba untuk putar balik dan kabur. Pihak polisi yang melihat kejadian itu merasa curiga dan mengejarnya, lalu menghentikannya.

Ketika coba diperiksa, Choi lalu mencoba untuk kabur. Polisi pun terpaksa memborgolnya. Saat ditanya mengenai identitasnya, pria yang kini berusia 29 tahun itu berbohong dan berkata jika dirinya tak punya pekerjaan. Gara-gara kebohongan itu (plus uang sogokan), pihak polisi pun tidak melaporkannya pada atasan.

Usai diperiksa, Choi memang benar telah berkendara di bawah pengaruh alkohol. Dia lalu didenda 2,5 juta won (setara 31 juta rupiah) dan SIM-nya ditahan. Tapi kala itu dia tak dihukum karena menyogok polisi.


REKOMENDASI
TRENDING