HOME » KOREA
KOREA

[REVIEW] 'PENTHOUSE', Dramanya Crazy Rich Korean yang Bikin Emosi Penonton Tak Terkontrol

Selasa, 23 Februari 2021 12:12 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

PENTHOUSE (Credit: SBS)

Kapanlagi.com - Sejak akhir Oktober tahun lalu, SBS menayangkan drama seri terbaru bertajuk PENTHOUSE yang disutradarai oleh Joo Dong-Min. Kehadiran drama sepanjang 21 episode tersebut menuai pro dan kontra. Meski mendapatkan rating tinggi dan mencetak rekor, ternyata publik Korea dibuat kurang nyaman dengan materi kekerasan di kalangan pelajar yang ditampilkan sehingga melayangkan protes.

PENTHOUSE sendiri menyorot kehidupan crazy rich Korean yang tinggal di Hera Palace, sebuah apartemen mewah setinggi seratus lantai terletak di kawasan Gangnam. Di apartemen itu terjalin persahabatan eksklusif antara empat pasangan yang memiliki anak sepantaran dan ingin menyekolahkan mereka ke sekolah seni Cheong A.

Sebelum masuk ke review, mari berkenalan dengan empat pasangan dan anak-anak remaja tersebut!

 

1. Para Penghuni Hera Palace

Pasangan pertama yang tinggal di lantai paling atas Hera Palace (disebut dengan penthouse atau griya tawang) adalah Joo Dan-Tae dan Shim Su-Ryeon. Dan-Tae adalah pebisnis sukses yang bergerak di bidang real estate, sementara Su-Ryeon ibu rumah tangga yang tidak hanya cantik tapi selalu tampil anggun bak bidadari turun dari langit. Pasangan ini memiliki anak kembar berbeda jenis kelamin bernama Joo Seok-Hoon dan Joo Seok-Kyung.

Pasangan berikutnya adalah seorang dokter bernama Ha Yeon-Cheol beristrikan Cheon Seo-Jin yang perfeksionis. Mereka memiliki anak perempuan bernama Ha Eun-Byeol yang dituntun serba sempurna oleh Seo-Jin. Hal itu bukan tanpa alasan, karena Seo-Jin merupakan soprano kenamaan yang bekerja di Cheong A dan menunggu kesempatan ditunjuk sebagai direktur sekolah seni tersebut oleh ayahnya selaku pemilik.

Lalu ada Lee Kyu-Jin, seorang pengacara beristrikan Go Sang-Ah dengan anak laki-laki bernama Lee Min-Hyeok. Pasangan ini hidup di bawah bayang-bayang orangtua dari pihak Kyu-Jin yang mendominasi rumah tangga mereka.

Terakhir ada Kang Ma-Ri yang hobi bergosip. Ia hanya tinggal dengan anak perempuannya yakni Yoo Jenny karena sang suami sedang bekerja di luar negeri.

Empat pasangan ini, juga anak-anak mereka, menjalin persahabatan dan sering membuat acara bersama. Kondisi tersebut dimanfaatkan Joo Dan-Tae untuk mengajak Ha Yeon-Cheol dan Lee Kyu-Jin berinvestasi dalam proyek real estate bernilai triliunan.

2. Kematian Anna Lee

Di luar lingkaran crazy rich Korean penghuni Hera Palace, hiduplah Oh Yoon-Hee, janda miskin yang memiliki anak perempuan pintar bersuara emas bernama Bae Ro-Na. Keinginan Ro-Na masuk ke sekolah Cheong A mempertemukan Yoon-Hee dengan Cheon Seo-Jin, rival dari masa lalu yang membuatnya putuskan berhenti sekolah dan mengubur mimpi menjadi soprano.

Selain membangkitkan dendam lama antara Yoon-Hee dengan Seo-Jin, ambisi Ro-Na mengusik ara ibu di Hera Palace yang berniat menyekolahkan anak mereka ke Cheong A. Tidak sepantasnya gadis miskin seperti Ro-Na memasuki kehidupan eksklusivitas mereka.

Belum cukup dengan Ro-Na, ketenangan penghuni apartemen makin terusik oleh kematian Anna Lee, guru les matematika anak-anak kaya itu. Jatuhnya Anna Lee membawa bukti perselingkuhan Joo Dan-Tae dan Cheon Seo-Jin dari lantai 47 membuat empat pasangan ini dan anak mereka terancam sebagai tersangka. Siapakah pembunuh sebenarnya?

3. Karakter-Karakter Tak Berhati

Menonton drama seri PENTHOUSE yang skenarionya ditulis oleh Kim Soon-ok membutuhkan kekuatan iman. Karena sejak episode pertama, sudah disuguhkan dengan beragam karakter orang-orang borjuis dan juga proletar yang memenuhi standar seven deadly sins: sombong, tamak, iri hati, nafsu, rakus, pemarah dan malas.

Tak heran bila episode berganti episode, emosi penonton dibuat naik turun tak terkontrol. Hampir tidak ada karakter yang membuat simpati. Semua nyaris digambarkan memiliki sisi jahat dalam dirinya. Jika pun ada yang dimaksudkan sebagai protagonis, pada episode lain kemudian dikelokan dengan semena-mena.

Dan di situlah letak keseruan drama seri yang pengambilan adegannya kebanyakan berada di dalam set dengan bantuan blue screen ini. Walau terkadang tak bisa dinalar, namun menyenangkan melihat sekumpulan manusia tidak berhati saling tipu, berseteru dan mengejar ambisi masing-masing.

Hal ini tak lepas dari kepiawaian akting para pemerannya baik itu karakter dewasa maupun anak remaja. Dari sisi senior ada aktris Lee Ji-Ah yang memerankan Shim Su-Ryeon, Uhm Ki-Joon sebagai Joo Dan-Tae yang tiran, Kim So-Yeon yang berhasil membawakan karakter villain bernama Cheon Seo-Jin dengan begitu total, sampai comeback-nya Eugene setelah lima tahun vakum dari industri hiburan sebagai Oh Yoon-Hee.

Lalu di deretan pemain muda ada Kim Hyun-So memerankan karakter Bae Ro-Na yang tidak tahu dirinya sungguh naudzubillah, Choi Ye-Bin sebagai Ha Eun-Byeol yang perubahan karakternya dari episode awal sampai akhir bikin merinding, hingga Kim Young-De sebagai Joo Seok-Hoon yang akan dengan mudah menarik perhatian pecinta oppa ganteng.

4. Menyentil Pola Didik Anak

Meski saat menonton selalu dibikin emosi, PENTHOUSE juga memberi gambaran yang patut ditelaah oleh para orangtua. Salah satu main plotnya menyentil pola didik terhadap anak.

Joo Dong-Min menunjukkan secara brutal hubungan sebab akibat bagaimana bila menjadikan anak sekadar penggenap impian, juga memaksakan kehendak tanpa mendengar keinginan mereka. Hal itu dirangkum secara perlahan dan dieksekusi dengan baik hingga terasa menampar pada penghujungnya: jangan sampai menjadikan anakmu seorang 'monster'.

Akhir kata, walau terkesan berlebihan dan acap kali melelahkan karena setiap episodenya selalu memunculkan konflik baru seperti tiada henti, PENTHOUSE tetap menarik diikuti terutama bagi kamu yang gemar cerita dengan twist dan turn. Seperti sudah disinggung di awal: siapkan iman yang kuat.... agar tidak emosi.


REKOMENDASI
TRENDING