Donny Alamsyah 'Hidup' di Terminal dan Berantem di Jalanan

Kamis, 14 Agustus 2014 19:51 Penulis: Angga S Priyono
Donny Alamsyah 'Hidup' di Terminal dan Berantem di Jalanan Donny Alamsyah © KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Setelah muncul dalam dua edisi dari THE RAID, Donny Alamsyah hadir kembali dalam layar lebar. Kali ini ia akan membintangi sebuah remake dari sebuah film yang tayang pada tahun 1973, berjudul BULAN DI ATAS KUBURAN. Hari ini (14/8), KapanLagi.com® menemuinya dalam acara syukuran film tersebut di kawasan Jakarta Pusat.

Sering menjadi pemeran pendukung, kali ini Donny Alamsyah berperan sebagai salah satu karakter utama, Tigor. Perannya dalam film memiliki karakter yang polos dan tidak memiliki keinginan macam-macam. Hijrah ke Jakarta hanya bertujuan agar ia berhasil, karena ia melihat keberhasilan dari Sabar (Tio Pakusadewo).

Donny bercerita, bahwa hal menarik baginya dalam film ini yaitu, banyak yang disampaikan dari ceritanya dari keberagaman karakter manusia Jakarta, tentang ambisi, hati nurani dan berbagai hal lainnya. "Ada yang berusaha capai ambisi, damai dengan alam sekelilingnya. Ada yang naif, jujur berjalan hati nuraninya. Ada yang berusaha berkompromi dengan sekelilingnya. Itu yg menarik," terang aktor 35 tahun tersebut.

Terlibat dalam proses pembuatan film remake ternyata tidak membuat Donny merasa harus melakukan riset yang banyak. Bermain sebagai orang yang berasal dari Sumatera Utara, ia hanya perlu melihat tetangga sekitar untuk pengembangan karakternya. Selain itu dia juga mencari tahu tentang keadaan politik, terminal dan pasar sebagai pelengkap.

Hampir sama dengan beberapa film sebelumnya, dalam film terbarunya Donny juga melakukan adegan perkelahian. Tidak seperti yang ada di dua film THE RAID, kali ini ia terlibat pertarungan jalanan. Ia harus menjalani 3 adegan perkelahian di BULAN DI ATAS KUBURAN.

Donny Alamsyah © KapanLagi.com®Donny Alamsyah © KapanLagi.com®

Lebih lanjut ketika ditanya apakah ada perbedaan film saat ini dengan 9 NAGA, Donny menjawab, "Kalo di 9 NAGA, Ozi (Fauzi Baadilla), Lukman (Sardi), gue, orang-orang yang kehidupan sehari-harinya sama. Kalo di sini keseharian para tokohnya beda-beda. Tigor di terminal, daerah urban, Sabar di orang pemerintahan. Beda, ada 3 level."

Walau sudah banyak membintangi beberapa judul film, Donny mengaku ia tetap mendapatkan kesulitan tersendiri dalam BULAN DI ATAS KUBURAN. Ia bermasalah dengan dialek, tidak terlalu kental dan bukan condong ke logat Jakarta, ia harus membuatnya menjadi samar. "SMA-kuliah deket dengan kehidupan itu, jadi nggak terlalu banyak melakukan eksplorasi," pungkas pemeran Andi dalam THE RAID: REDEMPTION itu.

BULAN DI ATAS KUBURAN akan memulai syuting di Jakarta tanggal 17 nanti di Jakarta, setelah itu lokasi akan berpindah ke Pulau Samosir.

(kpl/ato/sic)

Editor:

Angga S Priyono


REKOMENDASI
TRENDING