FILM INDONESIA

Rieta Amilia Bertindak Sebagai Eksekutif Produser, Ini Alasan Sinetron 'Kepompong' Dijadikan Film

Kamis, 25 Februari 2021 19:15

© Frame Ritz Pictures/Disney

Kapanlagi.com - Pada tahun 2008 silam, begitu booming sinetron bertajuk Kepompong yang melambungkan nama para pemain mudanya. Sebut saja Derby Romero, Mikha Tambayong, Aryani Fitriana, Dinda Kirana, Adipati Dolken, dan Tania Putri.

Tak terasa 12 tahun telah berlalu, Sentot Sahid selaku produser dan Rieta Amilia selaku eksekutif produser membuat versi filmnya dengan judul PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG. Ternyata ada alasan khusus mengapa Sentot yang juga bertindak sebagai sutradara mau mempopulerkan kembali sinetron tersebut.

"Tayangan di TV atau film bioskop beberapa tahun terakhir jarang hadirkan tontonan pure remaja, tentang keasyikan dunia remaja, problematika mereka. Kalaupun ada, terlalu mature dan stereotype tentang kehamilan remaja dan sebagainya. Makanya saya pengin bikin film remaja dan untuk remaja. Lalu saya inget dulu pernah buat sinetron Kepompong. Dari situ memutuskan bikin versi layar lebar dengan problem kekinian. Saat itu masih kepikiran untuk rilis di bioskop," kata Sentot dalam jumpa pers via Zoom pada Kamis (25/2).

1. Benang Merah Sinetron dan Film

Versi film dari sinetron Kepompong diberi judul PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG yang menampilkan para pemain muda dari Bio One, Beby Tsabina, dan Yasmin Napper. Meski sekilas tampak tidak ada keterkaitan dengan sinetron, namun ternyata ada benang merah yang menghubungkan keduanya.

"Kita memang mengonsep dengan bintang baru. Bagaimana cara untuk relate dengan yang lama? Akhirnya kita bikin satu karakter remaja di film ini yang nonton sinetron itu. Mereka lalu mengadopsi karakter di sinetron itu. Lalu remaja ini relate dengan sinetron yang dulu," bocor Sentot yang setelah 18 tahun berlalu akhirnya kembali duduk di kursi penyutradaraan.

2. Diisi Orang Belakang Layar yang Sama

Meski baru secara tampilan, namun film PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG tetap digodok oleh orang-orang yang sama dengan sinetron. Sebut saja Alim Sudio sebagai penulis skenario, Popo Fauza sebagai penata musik, dan Sind3ntosca yang mengisi soundtracknya.

"Jadi semua konseptornya masih sama dengan yang dulu bikin sinetronnya, hanya kita mencoba memformulasikan dengan pemain baru," tandas Sentot Sahid.

 


REKOMENDASI
TRENDING