FILM INDONESIA

Rilis Poster Resmi, Film Iqbaal Ramadhan 'BUMI MANUSIA' Berdurasi 172 Menit

Rabu, 19 Juni 2019 19:20 Penulis: Sora Soraya

Mawar De Jongh - Iqbaal Ramadhan © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Film BUMI MANUSIA adaptasi novel kontroversial Pramoedya Ananta Toer akhirnya merilis poster resmi. Poster didominasi warna sepia yang lembut itu menampilkan wajah para karakter di antara tulisan tangan asli mendiang Pramoedya.

Saat hadiri acara perilisan poster, Hanung Bramantyo selaku sutradara sampai meneteskan air mata. Pasalnya ia tak menyangka karya bersejarah ini bisa teradaptasi dan siap tayang setelah sekian lama menjadi proyek adaptasi impian banyak produser dan sutradara tanah air.

"Jadi saya bersyukur, saya menangis ini bukan akting, sutradara nggak akting. Saya membayangkan kalau Pak Pram duduk di sini, dia akan bangga. Ini adalah kebahagiaan yang sangat besar bagi Pak Pram. Sementara saya siapa, saya nothing, saya hanya orang beruntung yang diberikan berkah untuk jadi kepanjangan tangan dari Pak Pram," kata Hanung saat perilisan poster di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/6).

1. Durasi 172 Menit

Lebih lanjut Frederica selaku produser dari Falcon Pictures mengungkap bila film ini akan berdurasi dua jam lima puluh dua menit atau 172 menit. Menurutnya hal itu tak masalah mengingat durasi serupa diaplikasikan dalam AVENGERS: ENDGAME.

"Durasi dua jam lima puluh dua menit. Itu sudah fix. AVENGERS: ENDGAME kan juga segitu, nggak papa dong. Masa film Indonesia nggak berani tiga jam. Harus berani dong," papar wanita yang akrab disapa Erica ini.

2. Untuk Usia 13 Tahun Ke Atas

Film BUMI MANUSIA yang dibintangi Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh, dan Sha Ine Febriyanti akan rilis 15 Agustus 2019. Untuk sensor direncanakan masuk kategori 13 tahun ke atas karena memang ceritanya dibuat untuk generasi muda agar tahu sejarah yang dipotret serta sosok Pramoedya Ananta Toer.

"Kita pengin 13 tahun ke atas. Karena nggak ada adegan apapun yang gimana. Interpretasi dan creative lessons setiap sutradara berbeda, tapi ini jembatan untuk memberi tahu generasi muda. Karena sebuah negara dikenal dengan sejarahnya, dan sejarah ini menunjukkan bahwa ada sastrawan yang luar biasa, yang harus dikenang generasi 2000-an. Kita pilih tunjukkan lewat platform sebuah film," tandas Erica.

(kpl/abs/sry)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING