FILM INDONESIA

Tayang di Netflix, Ini 6 Pelajaran yang Bisa Diambil Dari Film 'GURU-GURU GOKIL'

Sabtu, 22 Agustus 2020 13:01

Guru-Guru Gokil ©BASE Entertainment

Kapanlagi.com - Film terbaru BASE Entertainment, GURU-GURU GOKIL sudah tayang di Netflix sejak tanggal 17 Agustus 2020 lalu. Film ini merupakan debut Dian Sastrowardoyo sebagai seorang produser. 

Diperankan oleh Gading MartenBoris ManullangFaradina Mufti, dan Dian Sastrowardoyo sendiri, film ini menceritakan tentang seorang guru pengganti bernama Taat Pribadi (Gading Marten) yang sangat mencintai uang. 

Baginya, sebuah kesuksesan selalu diukur dengan materi. Namu, karena pekerjaan barunya sebagai guru itulah membuat ia akhirnya menemukan banyak hal dan pelajaran dalam hidupnya. 

Tak hanya untuk Taat Pribadi saja, film ini juga memberikan banyak pelajaran kepada penonton juga, lho. Simak di sini!

1. Perbaiki Kesalahan

Belajar dari Taat Pribadi, seseorang yang sangat membenci guru, seiring dengan berjalannya waktu, ia justru jatuh cinta dengan profesi ini. Dan perjalanan Taat ini memberikan pelajaran bahwa seseorang bisa melakukan kesalahan.

Namun, yang terpenting berani untuk mengakui kesalahan tersebut dan berjuang melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. 

2. Belajar Multitasking

Bu Rahayu (Faradina Mufti) menjadi seorang guru yang multitasking agar sekolahnya tetap beroperasi. Dari sini bisa diambil pelajaran bahwa menjadi orang yang bisa banyak hal memberikan banyak keuntungan, baik bagi diri sendiri maupun orang sekitar. 

Selain itu, jika ingin bersinar dalam sebuah pekerjaan, jangan takut untuk mencoba hal baru, namu tetap harus mengerti batas diri sendiri agar tak menjadi beban orang lain. 

3. Kebaikan Berbuah Baik

Pak Nelson Manullang (Boris Manullang), guru yang sangat membosankan saat mengajar di kelas, namu di balik itu, ia adalah orang yang sangat baik hati dan loyal. 

Dari karakter yang diperankan oleh Boris ini mengajarkan bahwa apa pun yang kalian lakukan selama itu baik, hasilnya pun akan kembali menjadi baik. 

4. Belajar Beradaptasi

Film ini juga mengajarkan bagaimana untuk belajar beradaptasi dengan cepat. Bu Nirmala misalnya, karakter yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo ini sangatlah pelupa. Namun, ketika dibutuhkan ia bisa menjadi sosok yang bisa diandalkan. 

Kita juga perlu belajar beradaptasi ketika menghadapi kesulitan agar bisa mencari solusi dari perspektif yang berbeda. 

5. Jangan Cintai Pekerjaan Lebih Dari Keluarga

Taat tidak memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya yang seorang guru karena ia merasa ayahnya lebih mencintai murid-muridnya dibandingkan anaknya sendiri.

Jangan pernah biarkan keluarga Anda merasa dinomorduakan karena pekerjaan. Coba bagi waktu dengan baik antara keluarga dan pekerjaan agar keharmonisan tetap terjaga. 

6. Kesan Pertama Bukan Segalanya

Hal penting lainnya yang bisa diambil dari film ini kesan pertama bisa menipu. Lihat saja Indah (Asri Welas), sang kepala sekolah yang periang ternyata memiliki rahasia gelap yang merugikan banyak orang.

Contoh lainnya juga bisa dilihat pada Gagah (Ibnu Jamil), sang guru olah raga yang ternyata tidak segagah nama dan penampilannya. Karakter asli seseorang dapat keluar ketika menghadapi sebuah situasi yang sulit, sehingga jangan pernah tertipu oleh kesan pertama mereka. 

(kpl/dwn)


REKOMENDASI
TRENDING