Mengapa Adaptasi Video Games Sering Flop?
dok. 20th Century Fox
Kapanlagi.com - Video games sejatinya menjadi sumber menjanjikan untuk kemudian dibuat menjadi film layar lebar. Namun kebalikannya, film adaptasi video games kerap kali flop di pasaran. Penulis naskah David S Goyer (THE DARK KNIGHT RISES dan MAN OF STEEL) pun berpendapat bahwa kegagalan film adaptasi video game dikarenakan oleh kurang dikenalnya tokoh-tokoh video gamenya. Goyer berpendapat bahwa di antara banyak film adaptasi video games, TOMB RAIDER yang dibintangi Angelina Jolie adalah salah yang terksukses. Kuncinya tak lain karena tokoh Lara Croft sudah banyak dikenal. "Terlepas dari baik atau buruknya, film tersebut sukses secara finansial," ujarnya dalam acara seminar BATFA dan BFI. "Video game selalu berbicara tentang dunia yang luas. Kebanyakan game tidak mempunyai tokoh yang kuat. Dan games terus berubah-ubah," tambahnya. Film tentu saja tak bisa mencakup dunia game yang sangat luas tersebut. Dengan menekankan pada kekuatan tokohnya, sebuah video games dapat digarap menjadi sebuah film yang apik. "Kita lihat saja film adaptasi ASSASSIN'S CREED nantinya. Judul ini menjadi yang paling menjanjikan dalam waktu dekat," pungkasnya.
Berita terbaru, unik, dan menarik
- Ini Alasan Astrid Tiar Tunda Main Film Layar Lebar
- Petra Sihombing Serius Jadi Rocker
- Gubernur Jateng Berharap FFI Dipromokan di Banyak Provinsi
- Tanggapan Tentang Kontroversi 'MAN OF STEEL'
- Fifie Buntaran Masih Terbawa Peran Nyi Roro Kidul
- Film Nicole Kidman, 'GRACE OF MONACO' Diundur Perilisannya
- Andi /rif Lakukan Eksplorasi Serius Demi Chemistry di 'CAHAYA KECIL'
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(dgs/dka)
Advertisement
