Kisah Hidup Dwayne 'The Rock' Johnson: Dari Football, Gulat Hingga Aktor Kelas A

Kamis, 04 Januari 2018 12:30 Penulis: Tyssa Madelina
Kisah Hidup Dwayne 'The Rock' Johnson: Dari Football, Gulat Hingga Aktor Kelas A Dwayne 'The Rock' Johnson. (Courtesy University of Miami Sports Information - WWE - AFP)

Kapanlagi.com - Siapa yang tidak mengenal Dwayne Johnson alias The Rock? Nama dan wajahnya kerap terpampang di berbagai film Hollywood. Bahkan beberapa di antaranya sempat menjadi box office, sebut saja THE GAME PLAN yang berhasil meraup keuntungan sebesar Rp 310 Miliar di tahun 2007. Selain itu ada film fiksi ilmiah RACE TO WITCH MOUNTAIN di tahun 2009 serta franchise FAST AND FURIOUS yang kerap menuai kesuksesan di setiap penayangannya. Di film terbarunya, JUMANJI: wELCOME TO THE JUNGLE, Dwayne Johnson juga menuai pujian karena kualitas aktingnya yang mumpuni.

Dwayne Johnson kini menuai sukses berkat aktingnya di dunia perfilman Hollywood/Courtesy: AFPDwayne Johnson kini menuai sukses berkat aktingnya di dunia perfilman Hollywood/Courtesy: AFP

Namun siapa sangka, menjadi aktor yang kerap menuai kesuksesan kala membintangi suatu film bukanlah salah satu hal yang dibayangkan oleh Dwayne semasa kecil. Bahkan meski lahir di keluarga yang berprofesi sebagai pegulat profesional, Dwayne juga tak pernah bercita-cita meneruskan jejak keluarganya di dunia gulat. Dwayne justru memiliki ambisi untuk menekuni football sebelum terjun sebagai pegulat profesional dan aktor Hollywood.

Sering Berbuat Onar Hingga Dikeluarkan dari Sekolah

Dwayne Douglas Johnson lahir di Hayward, California pada tanggal 2 Mei 1972. Dia adalah cucu dari pegulat profesional, Peter "High Chief" Fanene Maivia. Ayah Dwayne sendiri juga meneruskan jejak karir sang kakek dengan nama panggung Rocky Johnson. Ketika duduk di bangku SMA, Dwayne kerap berganti-ganti sekolah karena sering berbuat onar. Freedom High yang terletak di Bethlehem adalah sekolah keempat yang ia singgahi dalam tiga tahun terakhir.

Saat kecil Dwayne kerap berbuat onar/Courtesy: RedditSaat kecil Dwayne kerap berbuat onar/Courtesy: Reddit

Sedari dulu Dwayne memiliki badan yang besar dan tegap dan karena silsilah keluarganya yang berpfrofesi sebagai pegulat, murid lain kerap menjadikannya percobaan untuk diadu. Hal tersebut akhirnya membuat Dwayne muda jadi pribadi yang semena-mena. Ia kerap berbuat onar, melanggar peraturan sampai menggunakan toilet di ruang guru hanya karena ia tidak menyukai aroma toilet untuk murid laki-laki.

Hidupnya Mulai Berubah!

Berawal ketika ia menggunakan toilet di ruang guru, Dwayne ditegur oleh laki-laki pendek dan berkumis namun galak luar biasa. Karena sempat mengindahkan tegurannya, lelaki tersebut akhirnya menghempaskan Dwayne ke tembok. Seumur hidup, Dwayne tidak pernah diperlakukan seperti itu dan untuk pertama kalinya dia merasa sangat takut.

Ketika bertemu Mr. Cwik, hidup Dwayne perlahan mulai berubah/Courtesy: RedditKetika bertemu Mr. Cwik, hidup Dwayne perlahan mulai berubah/Courtesy: Reddit

Tak lama setelahnya, Dwayne mencari sosok lelaki itu yang kemudian ia ketahui adalah seorang guru bernama Jody Cwik. "Aku sebenarnya tidak ingin tumbuh menjadi murid yang kerap berbuat onar. Aku minta maaf dan dia menggenggam tanganku erat sekali. Kemudian tiba-tiba Mr. Cwik berkata, 'Nak, aku ingin kamu keluar ke lapangan dan bermain football'. Di hari itu, semuanya pun berubah," ungkap Dwayne seperti dilansir dari Sports Illustrated.

Kecintaan Dwayne Pada Dunia Football

Meskipun sejak kecil kerap mengikuti sang ayah bertanding, namun di benak Dwayne muda tak ada pikiran untuk merintis karirnya di dunia gulat. Kecintaannya justru jatuh pada dunia football. Berkat saran dari Mr. Cwik, Dwayne pun perlahan mulai berlatih dan bertanding. Siapa sangka, bakatnya di dunia football justru memberi warna baru dan tujuan hidup bagi Dwayne?

Dwayne mulai berambisi di dunia football/Courtesy: University of Miami Sports InformationDwayne mulai berambisi di dunia football/Courtesy: University of Miami Sports Information

Hal tersebut bermula saat Mr. Cwik memberikannya sebuah wejangan, "Keluargamu tidak memiliki uang, nilaimu standard. Kalau kamu ingin keluar dari kota ini dan membuat perubahan hebat di hidupmu, football adalah kuncinya!" Berkat kata-kata motivasi dari Mr. Cwik, Dwyane berhasil menjadi satu-satunya orang di keluarga besarnya yang masuk ke bangku kuliah melalui prestasinya di dunia football.

Depresi Ketika Karir Football Hancur

Pada tahun 1990, Dwayne Johnson berhasil diterima di University of Miami dan masuk ke tim football dibawah arahan pelatih Dennis Erickson. Dwayne melalui masa sulit ketika harus berkompetisi dengan rekan sesama timnya, Warren Sapp untuk merebutkan posisi di garis pertahanan. Terlebih saat itu, Dwayne sempat menjalani operasi karena bahu kirinya cedera.

Dwayne harus rela melepas dunia football yang ia cintai karena cedera dan putus kontrak/Courtesy: University of Miami Sports InformationDwayne harus rela melepas dunia football yang ia cintai karena cedera dan putus kontrak/Courtesy: University of Miami Sports Information

Untuk menggantikan posisi Dwayne, akhirnya Darren pun terpilih. Merasa hancur, Dwayne mulai malas untuk bersosialisasi dan kerap menangis sendirian. Namun dibalik semua hal tersebut, Dwayne berhasil lulus di tahun 1993 dengan menyandang gelar sarjana kriminologi dan psikologi. Meskipun NFL sama sekali tak berminat akan jejak karir Dwayne di dunia football, namun Dwayne tak lantas menyerah. Selepas lulus kuliah, ia menandatangani kontrak dengan Canadian Football League. Namun sayang, dua bulan kemudian dia diberhentikan dari tim dan harus mengucapkan selama tinggal pada dunia yang ia cintai.

Awal Kemunculan The Rock Yang Fenomenal!

Selama beberapa tahun terakhir, Dwayne tinggal bersama kedua orangtuanya di Tampa. Hingga akhirnya di tahun 1996 ia pun tertarik untuk meneruskan tradisi keluarganya dengan mengikuti kompetisi gulat di ajang World Wrestling Entertainment (WWE). Meski tak punya pengalaman sama sekali, namun Dwayne lansung dipasangkan dengan Brooklyn Brawler - yang kebetulan adalah lawan pertama sang ayah saat pertandingan gulat di Texas.

Terjun ke dunia gulat, The Rock justru meraih sukses besar!/Courtesy: WWETerjun ke dunia gulat, The Rock justru meraih sukses besar!/Courtesy: WWE

Kondisi ekonomi Dwayne yang susah saat itu membuat ia sama sekali tak memiliki peralatan gulat. Dia mencari celana bekas milik pamannya hingga memakai pelindung lutut untuk olahraga voli saat bertanding. Tak disangka, Dwayne justru meraih sukses besar di ajang gulat dengan memenangkan berbagai pertandingan WWE dan meraih banyak fans dalam satu dekade terakhir. Hingga akhirnya ia pun merubah nama panggungnya dari Rocky Maivia menjadi The Rock.

Debut di Hollywood dan Aktor Kelas A

Sukses di dunia gulat, Dwayne tak lantas berpuas diri. Ia ingin mengukuhkan namanya dengan mencoba peruntungan di dunia perfilman Hollywood. The Rock berhasil melalui proses casting THE MUMMY RETURN dan memulai debut film pertamanya di tahun 2001. Meskipun hanya mendapat peran minor, namun produser dan sutradara melihat potensi besar di diri The Rock saat itu.

The Rock dinobatkan sebagai aktor dengan bayaran tertinggi di tahun 2016/Courtesy: AFPThe Rock dinobatkan sebagai aktor dengan bayaran tertinggi di tahun 2016/Courtesy: AFP

Setelah film tersebut menjadi Box Office, berbagai tawaran film pun mendatanginya. Beberapa diantaranya menjadi fenomenal dan meraih sukses besar. Hingga akhirnya, di tahun 2016 majalah Forbes menobatkan Dwayne Johnson sebagai aktor dengan bayaran tertinggi di Hollywood dengan perkiraan kekayaan sebesar Rp 867 Miliar! Hingga kini, Dwayne Johnson aka The Rock berhasil mempertahankan eksistensinya di dunia showbiz Hollywood dengan kualitas akting dan prestasinya.

Kisah hidup The Rock seolah mengajarkan bahwa sukses besar tidak berasal dari sesuatu yang instan. Butuh pengorbanan, perjuangan serta kerja keras untuk mendapatkan semua hal tersebut. Benar saja, ambisi The Rock serta jatuh bangunnya di dunia football sukses mengantarkannya menjadi aktor Hollywood kelas A saat ini!

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina


REKOMENDASI
TRENDING