Warisan Liam Payne Resmi Jatuh ke Putranya, Bear Grey Payne Kantongi Aset Sekitar Rp517 Miliar

Warisan Liam Payne Resmi Jatuh ke Putranya, Bear Grey Payne Kantongi Aset Sekitar Rp517 Miliar
Warisan almarhum Liam Payne resmi untuk sang buah hati (Credit: TPG)

Kapanlagi.com - Bear Grey Payne resmi menjadi ahli waris tunggal mendiang Liam Payne. Putra semata wayang mantan personel One Direction itu disebut menerima warisan senilai US$ 29.007.998 atau sekitar Rp517 miliar.

Informasi tersebut terungkap dari dokumen pengadilan yang diperoleh People dan dilaporkan pada Selasa (23/6/2026). Meski jumlahnya fantastis, tidak seluruh aset bisa langsung digunakan karena sebagian besar akan ditempatkan dalam dana perwalian hingga Bear menginjak usia 18 tahun.

Keputusan ini juga menjadi sorotan karena Liam Payne meninggal dunia tanpa meninggalkan surat wasiat. Sesuai aturan yang berlaku di Inggris, harta peninggalan seseorang yang tidak memiliki pasangan sah umumnya akan diwariskan kepada kerabat sedarah terdekat, termasuk anak kandung.

1. Bear Jadi Pewaris Tunggal, Aset Disimpan Hingga Dewasa

Harta warisan Payne di Inggris mencapai US$ 38 juta (Credit: TPG)

Dalam dokumen pengadilan disebutkan bahwa Bear Grey Payne, yang kini berusia 9 tahun, menjadi satu-satunya ahli waris harta peninggalan sang ayah dengan nilai mencapai US$ 29.007.998 atau sekitar Rp517 miliar.

Sebagian dana memang dapat dimanfaatkan saat ini, tetapi porsi terbesar akan disimpan dalam bentuk dana perwalian hingga Bear mencapai usia dewasa atau 18 tahun.

Situs resmi pemerintah Inggris menjelaskan bahwa warisan biasanya diberikan kepada pasangan sah yang ditinggalkan. Namun jika seseorang meninggal tanpa menikah, aset tersebut akan diwariskan kepada kerabat sedarah terdekat. BBC juga melaporkan bahwa anak-anak biasanya menjadi penerima warisan apabila tidak ada suami, istri, atau pasangan yang tercatat secara sah.

2. Cheryl Cole Ditunjuk Mengelola Harta Warisan

Liam Payne meninggal pada tahun 2024 silam (Credit: AFP)

Pada Mei 2025, atau sekitar tujuh bulan setelah Liam Payne meninggal dunia tanpa wasiat, pengadilan menunjuk Cheryl Cole sebagai administrator harta warisan sang penyanyi. Pengacara Richard Mark Bray juga dipercaya mendampingi dalam posisi yang sama.

Dokumen pengadilan saat itu menunjukkan bahwa nilai bruto harta Liam Payne di Inggris mencapai US$ 38 juta (sekitar Rp677 miliar), sedangkan nilai bersihnya sekitar US$ 32,2 juta (sekitar Rp573 miliar).

BBC melaporkan bahwa Cheryl dan Bray bertugas mengelola aset tersebut. Namun pada tahap awal, keduanya hanya memiliki kewenangan terbatas sehingga belum dapat mendistribusikan harta warisan tersebut.

3. Perjalanan Liam Payne dan Cheryl Hingga Kehadiran Bear

Liam Payne pertama kali bertemu Cheryl saat mengikuti audisi X Factor pada 2008 ketika usianya baru 14 tahun. Saat itu Cheryl duduk sebagai salah satu juri. Keduanya kembali bertemu di ajang X Factor 2010, musim yang melahirkan grup One Direction.

Pada Januari 2016, Cheryl resmi bercerai dari Jean-Bernard Fernandez-Versini. Sebulan kemudian, Liam membagikan foto kebersamaannya dengan Cheryl di media sosial. Saat muncul tuduhan bahwa dirinya berselingkuh dengan Liam, Cheryl memberikan bantahan melalui Twitter.

"Kalau ada yang percaya dengan sampah yang kalian baca hari ini, maka kalian sama sekali tak mengenalku," kata dia.

Pada 22 Maret 2017, Liam Payne mengumumkan kelahiran putra mereka, Bear, dengan penuh kebahagiaan.

"Saya sangat bahagia menyambut kelahiran bayi laki-laki kami ke dunia ini, ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup dan menjadi kenangan favorit saya hingga saat ini," kata dia.

Hubungan Liam dan Cheryl berakhir pada Juli 2018, tetapi keduanya sepakat untuk tetap membesarkan Bear bersama. Liam Payne kemudian meninggal dunia pada 16 Oktober 2024 setelah terjatuh dari balkon Hotel Casa Sur di Buenos Aires, Argentina.

Rekomendasi

Trending