Arifin Putra Buka Suara Soal Sutradara Asal Thailand

Minggu, 29 Januari 2017 06:53 Penulis: Cinthya Septavy
Arifin Putra Buka Suara Soal Sutradara Asal Thailand Arifin Putra © KapanLagi.com®/ Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Aktor tampan Arifin Putra kembali didapuk memerankan tokoh Barata dalam serial asia, HALFWORLDS 2. Ia pun memaparkan sedikit tentang isi cerita serial yang ditayangkan HBO tersebut.

"Demit Demit ini tak diketahui oleh manusia hanya cerita aja sih, mereka nggak tahu itu ada, intinya dunianya sama," ujar Arifin Putra saat ditemui di acara Roundtable Halfworlds Season 2, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2017).

Sudah tentu akan ada perbedaan yang kentara dari segi konflik di season yang terbaru. Bisa dibilang, tokoh Barata yang diperankan Arifin jadi penghubung antara season satu dan dua.

Arifin Putra ungkap perbedaan sutradara lama dan baru © KapanLagi.com®/ Bayu HerdiantoArifin Putra ungkap perbedaan sutradara lama dan baru © KapanLagi.com®/ Bayu Herdianto


"Masalahnya kalau sesi pertama bahas the gift, di sini kita bahas Chris of amorana, menjadi perebutan semua orang. Barata sih nggak karena humble dan sederhana. Di sini Barata mencari tempat yang aman dan ingin dilindungi dan disayangi tapi akhirnya terjerembab oleh perebutan Chris amorana itu, cerita utamanya itu," jelasnya.

Tak hanya bertutur tentang cerita, Arifin Putra pun buka suara soal pergantian sutradara yang semula Joko Anwar, kini Ekachay asal Thailand. "Kalau gayanya pasti beda, kalau Joko lebih humoris, kekeluargaan, semuanya di-brief secara detail ceritanya gelap," imbuhnya.

Diakui Arifin, sutradara asal Thailand punya gaya tersendiri yang jauh berbeda dari Joko Anwar. "Di sini lebih beda karena ingin keindahan dan balance, fengshui, dan ditambah dasar orang Thailand gesit cepat dan profesional, jadi dia mau sampai lokasi semua sudah harus siap," ungkapnya.

"Kita pemain sebagai garis besar di brief iya, tapi dia nggak mau terlalu detail gini nggak mau, sampai lokasi sudah siap, dialog sudah harus hapal, kalau nggak hapal waduh. Beda gayanya bang Joko lebih pelan, kalau sekarang dialog harus siap dan menghargai astrada yang mengingatkan tentang waktu," pungkasnya.

(kpl/far/cvn)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING