SELEBRITI

Cerai Karena Ingin Bahagia, Gisella Anastasia Akui Keputusannya Salah

Selasa, 15 September 2020 17:45

Gisella Anastasia (credit: instagram.com/gisel_la)

Kapanlagi.com - Reuni mini terjadi antara Daniel Mananta dan Gisella Anastasia. Lewat vlog-nya, Daniel mengajak Gisel untuk bicara tentang banyak hal, sambil dikit-dikit membahas Indonesian Idol, acara yang membuat mereka saling kenal. FYI saja, Daniel dulu MC dan Gisel adalah salah satu kontestan.

Pembahasan kali ini pun masih sempat menyinggung perceraian Gisel dengan Gading Marten. Ibu satu anak ini pun bicara banyak hal dan mengatakan kalau keputusannya untuk berpisah itu salah, bahkan menyebut dirinya dipengaruhi oleh iblis dulu.

1. Harusnya Nggak Menuruti 'Iblis'

Daniel mengerti dengan apa yang dirasakan oleh Gisel. Katanya pasangan suami istri kalau sudah marahan memang seakan banyak setan yang memperaruhi mereka, termasuk keputusan buat berpisah.

"Aku kalo ikutan kelas pilates gitu kan, pas savasana, bukan nyalahin savananya juga, iblis juga pakai itu juga buat di kepalaku, 'You deserve to be happy. Your body, your soul'. Kalau sekarang dipikirin, sarap, itu dulu kenapa kalimat itu jadi konfirmasi buat gua gitu. Harusnya nggak begitu," ujarnya.

2. Karena Banyak Berkorban?

Gisel menjelaskan permasalahan tiap pasangan itu berbeda-beda. Kalau dia dulu semuanya gara-gara dia merasa sudah terlalu banyak berkorban dalam hidupnya dan ingin lebih bahagia. Sayangnya ketika mengambil keputusan itu, ia tak memikirkannya dengan matang.

"Waktu itu poinnya di aku itu gini. Tiap orang bisa beda-beda ya. Aku tuh dari dulu kerja. Aku tuh terpaksa dikit sebenarnya untuk kerja kan, untuk hidup, untuk keluargaku, 'Jadi sampai sekarang, masa sih gue mesti mikirin semua orang itu juga lagi?', waktu itu ya. Aku mau happy lah sekali-sekali. Mau lebih lega sekali-sekali, dulu mikirnya gitu. Definitely, itu pemikiran yang salah sih," aku ibunda Gempita ini.

3. Kekerasan Hati

Secara tak langsung, Gisel mengakui juga kalau keputusannya untuk cerai karena ia kurang dewasa, kurang pengetahuan tentang pentingnya menjaga sebuah komitmen. Tapi ya semua sudah terjadi sekarang dan jadi pembelajaran bagi Gisel.

"Karena ya memang kalau kita udah dewasa, memang harus udah komitmen, bukan naruh ego kita di nomor satu, kalau emang kepentingannya bukan kita doang. Ya waktu itu aku nggak punya pemikiran ini. Mungkin ada yang ngasih tahu, aku tolak, karena kekerasan hatinya," pungkasnya.

Yang penting semoga sekarang Gisel selalu bahagia ya!

(kpl/pit)


REKOMENDASI
TRENDING