Ciuman Sama Pacar, Tata Liem Pilih Bau Jengkol Daripada Bau Mulut
Tata Liem @ Foto: KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Walau menghasilkan bau kurang sedap usai disantap, namun jengkol tetap disukai sebagian masyarakat. Bahkan kendati kini harga di pasar Jakarta mencapai Rp 50 ribu per kilo, namun penyuka jengkol masih berusaha menikmatinya.
Tak sedikit masyarakat yang gengsi dengan teman makan nasi itu. Namun tidak bagi Tata Liem. Pemilik Glow Management ini justru menyukai jengkol dan merasa rugi jika tak mencicipi.
"Jengkol itu makanan favoritku. Mungkin orang-orang pada gengsi kalau mendengar kata jengkol. Tapi aku gak pernah menolak kalau dihidangkan dengan rendang jengkol atau kalio jengkol. Rasanya rugi menolak makanan yang sangat nikmat ini," tuturnya kepada KapanLagi.com®, Rabu (5/6).
Soal bau kurang sedap yang dikeluarkan jengkol usai dimakan, Tata Liem mengaku cuek.
"Kalau bau yah emang bau sih, tapi aku cuek saja karena kalau pun ada yang komplain, mereka belum saja kena candunya rasa jengkol," sambungnya.
Pun ketika hendak berciuman dengan pacar, Tata tetap tak acuh. Bahkan ia lebih suka bau jengkol daripada bau mulut.
"Kalau lagi mau ciuman, aku juga cuek bilang ke pacarku kalau aku abis makan jengkol. Lebih baik mulut bau jengkol deh daripada bau yang lain misalnya bau mulut karena gigi gak bersih," imbuhnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/dew)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
