SELEBRITI

Dansa Bareng Aspri dan Pamer Harta Dipersoalkan, Hotman Paris Tanya ke Ahli Kode Etik Advokat

Rabu, 27 April 2022 10:31

Hotman Paris Hutapea ©instagram.com/hotmanparisofficial

Kapanlagi.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea memiliki kebiasaan berdansa dengan banyak wanita. Tak terkecuali dengan asisten pribadinya yang memiliki paras cantik dan tubuh menggoda.

Selain itu, pengacara fenomenal ini juga punya kebiasaan menggerakkan jemarinya yang dipenuhi cincin berlian seolah menunjukkan kesuksesan hasil kerja kerasnya. Namun siapa sangka, kebiasaannya tersebut menjadi persoalan dari rekan-rekannya sesama advokat.

Bahkan, kebiasaan Hotman Paris Hutapea tersebut dianggap Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) sebagai pelanggaran kode etik profesi dengan alasan khawatir menimbulkan stigma negatif di masyarakat.

1. Mengundurkan Diri dari Peradi

Hotman Paris yang menilai tuduhan terhadapnya mengada-ada, pun akhirnya memilih mengundurkan diri dari Peradi. Sebagai upaya pembelaan diri, Hotman sampai meminta pendapat kepada Sugeng Teguh Santosa, salah satu pendiri Peradi yang menyusun kode etik advokat.

"Saya ini suka dansa sama wanita atau sama asisten pribadi. Ya, namanya dansa pasti pegang dong. Kira-kira bisa nggak aku dihukum? Bapak kan ahli kode etik," tanya Hotman Paris Hutapea ke Sugeng di kantor Dewan Pengacara Nasional di Jakarta, Selasa (26/4).

2. Tidak Melanggar Kode Etik

"Jadi begini, kode etik advokat Indonesia disusun untuk mengontrol seorang pemegang profesi di dalam menjalankan profesinya. Gampangnya sedang dalam menangani perkara. Misalnya beliau (Hotman) joget- joget dengan kliennya di depan sidang, itu baru pelanggaran kode etik," jawab Sugeng Teguh Santosa.

"Tetapi kalau sedang tidak menjalankan profesi, joget-joget dengan wanita, itu merupakan wilayah privasi," tuturnya melanjutkan.

Lain hal, kata Sugeng apabila sang wanita yang diajak berdansa, merasa keberatan, "Yang penting tidak melakukan atau melanggar demarkasi. Misal wanitanya tidak suka, boleh lapor. Kalau dia suka lain hal. Itu pendapat saya."

 

3. Soal Pamer Harta

Hotman juga dalam kesempatan itu bertanya mengenai kebiasaannya membanggakan harta kekayaannya yang didapat dari hasil kerja kerasnya, "Aku ini merantau. Kerja keras. Boleh nggak pengacara cari harta dan gini-gini (menggoyangkan jemari)?"

"Kan ada wilayah privasi. Jadi sebagai advokat ada wilayah privasi. Keputusan yang diambil ketika di luar profesi, itu tidak ada kaitan dengan profesi. Kalau jadi kaya, bagus dong," jawab Sugeng Teguh Santosa.


REKOMENDASI
TRENDING