Deddy Mizwar: Banyak Film Bagus Selain Hollywood
deddy mizwar
Kapanlagi.com - Aktor dan sutradara senior, Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa edaran Dirjen Pajak tentang film import hanya menegaskan bahwa importir film harus membayar pajak dengan perhitungan yang benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selama ini ada ketidakadilan yang dialami oleh film nasional, dibanding film Hollywood, yang kebanyakan diimpor oleh Motion Picture Association (MPA).
"Itu kan hanya menegaskan agar importir membayar sesuai dengan apa yang berlaku. Apa alasan MPA? Alasan mereka pajak 23,7% itu mahal, dibandingkan dengan film lokal, yang dengan biaya Rp5 M akan kena pajak sampai Rp500 juta," ungkap Deddy Mizwar saat ditemui di Gedung Sapta Pesona lantai 16, Depbudpar, Jakarta Pusat, Minggu (20/02/2011).
Deddy Mizwar
Menanggapi polemik tentang film import, Deddy Mizwar justru melihat keberatan MPA sekarang ini menjadi alat pembelaan yang cenderung dipahami salah oleh masyarakat, sehingga terkesan ada adu domba antara masyarakat dengan pemerintah.
"Ada yang kurang adil, itu sangat menyesatkan. Jadi ada indikasi mengadu pemerintah dan masyarakat, sudah kayak revolusi saja ketika nggak bisa nonton film barat," terangnya sambil tertawa.
Baginya selain film Hollywood, masih banyak yang bisa dijadikan alternatif bagi bioskop Indonesia. Deddy juga mencurigai ada agenda tersembunyi di balik polemik pajak film impor ini.
"Kan banyak film Eropa, ada film Mandarin, Korea dan Thailand maupun lainnya yang bagus. Ini negara, tentu ada benarnya dan wajar (mengambil kebijakan), di zaman Usmar Ismail, kita pernah boikot, soalnya film lokal saat itu susah banget tayang di bioskop," terangnya.
MPA sendiri menurut Deddy bukan sebagai importir film, melainkan direct distribusi dari Hollywood. Tentu salah jika muncul anggapan kalau MPA tidak mengimpor film, industri perfilman Indonesia akan mati.
"Kalau mereka akan mati itu belum tentu, banyak film Eropa yang bagus bukan hanya film-film MPA yang kebanyakan dari Amerika. Film import satu di Thailand Rp30 juta untuk mencetak copy dalam negeri, bandingkan di Indonesia yang hanya Rp2 juta," tegasnya.   Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/ato/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
