SELEBRITI

Dibully Karena Sindir Konten Horor Risa Saraswati, Rey Utami Buka Suara

Kamis, 21 Februari 2019 08:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Rey Utami dan Pablo Benua beberkan kebohongan konten horor Risa Saraswati © KapanLagi/Nurwahyunan

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu, pasangan Rey Utami dan Pablo Benua menggegerkan Youtube lewat salah satu videonya. Bagaimana tidak, mereka secara blak-blakan mengkritik konten-konten video horor Risa Saraswati yang dikemas dalam channel Jurnalrisa.

Pablo yang mengaku punya kemampuan melihat dan berkomunikasi dengan makhluk ghaib, menyebut jika sosok arwah-arwah yang disebutkan Risa di videonya itu tidak ada alias settingan belaka. Ditemui awak media, pasangan inipun menceritakan maksud mereka membuat video tersebut.

"Kita nggak kenal sebenernya sama dia (Risa). Kalau kenal nggak berani bikin video itu karena nggak enak. Kita buat video untuk meluruskan aja, dia kan bikin konten horor cuma nampaknya banyak kejanggalan di situ. Nah akhirnya kita sebagai orang yang beriman akhirnya yang pernah kita pelajari dari ustaz, kyai itu yang kita sampaikan bahwa arwah itu sebenernya nggak ada. Boleh di cek ke ustaz manapun pasti ngomong hal yang sama bahwa arwah nggak ada, yang ada itu jin," buka Pablo ketika ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

1. Tak Peduli Dibully

Sontak aksi Pablo dan Rey menuai banyak kritikan, terutama dari para penggemar Risa. Namun pasangan ini menanggapinya dengan santai-santai saja. Mereka berdua sama sekali mengaku tak ada yang salah dengang mengkritik konten orang lain.

"Pertama kita menonton itu JurnalRisa dan aku punya pendapat sendiri, jadi tidak ada yang salah dan benar. Wajar dong kalo orang punya pendapat yang berbeda. Kalau dibully ya nggak apa-apa, namanya juga jadi artis, kalau nggak mau dibully jangan jadi artis. Karena di dalem video kita itu ada pesan-pesan yang disampaikan, kita bukan merujuk pada siapakah teh Risa-nya, kita fokus ke konten Jurnalrisa-nya," sambung Rey di lokasi serupa.

2. Fiksi atau Realita?

Rey dan Pablo setuju jika konten-konten horor milik Risa punya konsep bagus, jikalau dijadikan karya fiksi. Namun sebaliknya, Pablo dan Rey tak bisa diam saja jika Risa menyebut konten horornya sebagai sebuah realita.

"Dan kita memuji konten Jurnalrisa loh, karena Risa bisa membuat sebuah konten panjang dan diminati banyak orang dan menarik juga. Cuma kalau dia bilang itu realita, ya kita nggak terima karena kita merasa itu tidak yang sebenernya. Tapi kalo dia bilang karya fiksi, kita sepakat itu luar biasa," pungkas Pablo.


REKOMENDASI
TRENDING