Dicky Wahyudi, 'Review' Hidup Agar Lebih Baik

Minggu, 22 April 2007 08:17 Penulis:
Kapanlagi.com - Tak terasa setelah dua tahun menghilang dari gemerlap dunia syuting, kini Dicky Wahyudi tampil kembali di depan publik. Tak banyak yang berubah dari penampilan lelaki kalem ini. Namun, di sisi lain Dicky nampak lebih matang dalam bersikap. Menghilangnya ia dari gemerlap dunia artis dianggapnya sebagai review hidup.

"Mungkin semacam review sebagai proses pembelajaran hidup untuk merenung, supaya lebih baik lagi dalam kehidupan sehari-hari. Sama halnya dengan profesi yang saya jalani, mungkin saat pertama saya muncul dengan apa yang saya dapat kurang matang dalam mental, sehingga kualitas sedikit terlupakan. Harusnya dua-duanya jalan prestasi naik diimbangi dengan kualitas dan mental," ujar Dicky, saat disambangi di Omah Sendok, Jum'at (20/4).

Dua tahun vakum diakui Dicky cukup membuatnya kangen terhadap dunia yang sempat membesarkan namanya itu. Gayung pun bersambut setelah sebuah film adaptasi dari mitologi wayang , JANOKO - SAMIAJI garapan Bagus Araiatama direngkuhnya. Ia memerankan tokoh Albert, perubahan wujud dari Bhuto Cakil.

"Sebenarnya yang dikangeni adalah keinginan untuk berkreasi, peran antagonis maupun protagonist tidak masalah. Kalau masalah akting saya masih yakin bisa untuk dioptimalkan lagi. Tapi keinginan saya kedepan adalah bisa menjadi sutradara."

"Ada semacam kepuasan tersendiri saat kita bisa men-direct. Kita bisa berimajinasi dan menterjemahkan naskah yang ada di depan kita, itu menjadi satu kepuasan," tuturnya.

Tak beda saat dengan saat belajar akting secara otodidak, untuk penyutradaraan Dicky pun kerap bertanya dengan beberapa seniornya, salah satunya adalah Achmad Yusuf, sutradara yang pertama kali membentuk karakternya.

(kl/wwn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING