Didakwa Pencabulan Anak di Bawah Umur, Ini Keberatan Pihak Gatot Brajamusti

Minggu, 15 Oktober 2017 12:15 Penulis: Rahmi Safitri
Didakwa Pencabulan Anak di Bawah Umur, Ini Keberatan Pihak Gatot Brajamusti Aa Gatot Brajamusti © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Aa Gatot Brajamusti, saat ini sedang menjalani hari-harinya di dalam penjara atas beberapa tuduhan yang sekarang sudah memasuki persidangan. Pada hari Kamis (12/10), Aa Gatot menjalani persidangan untuk kasus asusila kepada anak di bawah umur dengan agenda dakwaan. Pengacara Aa Gatot, Novianto Rahmantyo dan Ahmad Rulyansyah, memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang.

Saat persidangan, pihak Aa Gatot sudah menyampaikan keberatan atas dakwaan yang ada. Menurut Novianto, dakwaan belum masuk ke pokok perkara dan keberatan yang mereka ajukan karena memang ada beberapa poin yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan.

"Pertama soal, sebenarnya ketika kami baca di dakwaan itu ada sedikit perbedaan pada waktu BAP dulu di awal kepolisian dengan yang tertuang di dakwaan tersebut. Karena TKP dan usia dari si C tidak sesuai. Ada perbedaan lokasi dan perbedaan dengan saat BAP-nya. Hari ini kami kasusnya hanya yang C itu aja," jelas Novianto.

Gatot membantah segala dakwaan © KapanLagi.com®/Budy SantosoGatot membantah segala dakwaan © KapanLagi.com®/Budy Santoso

"Loh sekarang kita logikanya itu, di mana pelecehan seksualnya? Kalau misalkan saya dengan pasangan saya melakukan satu, dua, tiga kali hubungan, sebetulnya itu tidak ada pelecehannya. Oleh karena itulah maka kami mengajukan keberatan, untuk mengajukan eksepsi minggu depan," tambah Ahmad melanjutkan pernyataan Novianto.

Pelapor sendiri mendakwa Aa Gatot dengan pasal perlindungan anak. Ahmad lalu menjelaskan keganjilan yang dirasakan pihaknya terhadap dakwaan untuk kliennya, terutama di bagian saat pelapor mengaku tak sadar.

"Itu yang saya katakan tadi, kalau kejadian itu berulang-ulang apakah itu bisa kita katakan pelecehan? Apakah itu bisa dikatakan keadaan tidak sadar? Logika kita ke situ ajalah. Tapi pada fase pembuktian lah nanti, kalau untuk saat ini saya rasa belum waktunya. Kalau di dalam isi dakwaan memang pelapor pada saat itu kelahiran tahun 90, itu nanti kami buktikan lah saya nggak berani ngomong sekarang, terlalu dini gitu ini kan masih proses pembacaan dakwaan," kata Ahmad.

Gara-gara kasus ini mulai terkuak, beberapa nama artis pun ikut terseret. Mereka adalah Reza Artamevia dan Elma Theana yang dulu merupakan murid Aa Gatot saat di padepokan. Ahmad kemudian mengiyakan kemungkinan keduanya akan dipanggil sebagai saksi.

"Kebetulan pasti ya. Pasti semua ya termasuk Reza, Elma termasuk ruang lingkup yang ada pada saat itu, pasti akan diiambil kesaksiannya. Untuk saksi yang meringankan, pasti kami juga ada. Tapi tidak kami sebutkan sekarang kan, nanti pada saat persidangan," kata Ahmad.

Sidang berikutnya untuk kasus ini akan dilanjutkan pada tanggal 17 Oktober mendatang dengan agenda eksepsi. Tim kuasa hukum Aa Gatot pun sudah menyiapkan bukti-bukti untuk pembelaan kliennya.

"Kalau eksepsi kami tidak membahas pokok perkara, cuma nanti pada saat agenda pembuktian kami ada saksi, nah disitulah kami baru fight untuk pembuktiannya nanti. Bukti-bukti sih sudah ada semua ya, baik keterangan saksi yang meringankan sudah kami persiapkan, tinggal nanti waktunya yang akan menjawab," pungkas Ahmad.

(kpl/pur/pit)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING