Diduga Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Dapat Pesan dari Ruben Onsu

Betrand Peto pakai topi © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Laporan dugaan pelecehan seksual di Polda Metro Jaya disebut memberi tekanan pada kondisi mental Betrand Peto. Di sisi lain, tim hukum menegaskan keluarga Ruben Onsu tidak menggunakan status sebagai figur publik untuk bertindak sewenang-wenang dalam menangani perkara ini.
"Klien kami, kami kenal secara pribadi, orangnya rendah hati, ayah angkatnya juga orang yang rendah hati. Jadi kita enggak mungkin memandang itu ada kesewenang-wenangan apalagi menggunakan power seperti itu," kata kuasa hukum Betrand Peto, Koko Joseph Irianto saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/09/2026).
"Bahkan ayah dari klien kami mengatakan bahwa jika ini ada kesalahan, jangan ditutupi sedikit pun. That's why kata-kata itu jelas kita bantah," sambungnya.
Advertisement
1. Nasihat Ruben Onsu di Tengah Kasus

Ramainya pemberitaan terkait tuduhan tersebut disebut berdampak pada mental Betrand Peto. Pihak kuasa hukum memberikan pendampingan untuk memastikan sang penyanyi memperoleh perlindungan selama proses hukum berjalan.
"Kita jawab ya. Jadi gini Kak, Onyo itu kan tidak melakukan hal itu, keterangannya seperti itu. Sekarang dia dituduh dengan sebegitu viralnya, dengan posisi dia yang public figure, pasti down-lah secara mental. That's why minta tolong sama kita untuk dampingi dan sebagainya. Pasti dong. Udah kena mental dia nih," katanya.
Di tengah proses yang berlangsung, Betrand menyebut dirinya mendapat pesan dari sang ayah, Ruben Onsu. Ruben mengingatkan agar ia lebih berhati-hati ke depan sehingga kejadian serupa tidak terulang.
"Kalau respon dari Ayah itu dia bilang kayak, 'Lain kali lebih hati-hati', dinasihatinlah, gitu, layaknya seorang ayah nasihatin anaknya lah," ucap Betrand Peto.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Opsi Laporan Balik Masih Ditimbang

Terkait kemungkinan menempuh laporan balik atas dugaan pencemaran nama baik, tim pengacara menyatakan akan melihat perkembangan penyelidikan lebih dahulu. Keputusan selanjutnya akan disesuaikan dengan dinamika proses yang berjalan.
Pihak keluarga juga menyatakan tidak menutup peluang penyelesaian damai apabila nantinya dinilai sebagai langkah terbaik. Ruang komunikasi disebut tetap terbuka sembari menunggu hasil proses hukum.
"Kalau untuk laporan balik dan sebagainya, kita lihat dulu perkembangannya ya. Kita tidak menutup adanya perdamaian dan sebagainya, kita tidak menutup arah ke sana," pungkas kuasa Koko Joseph.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/phi)
Advertisement












































