Dorce Gamalama, Sejak Usia 7 Tahun Diam-Diam Pengen Pakai Rok

Jum'at, 20 April 2018 19:15 Penulis: Rahmi Safitri
Dorce Gamalama, Sejak Usia 7 Tahun Diam-Diam Pengen Pakai Rok Dorce Gamalama © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kata transgender memang akhir-akhir ini menjadi lebih sering dibicarakan oleh masyarakat gara-gara sosok Lucinta Luna. Lucinta diduga sebagai seorang transgender dan sampai sekarang masih kekeuh membantah. Jauh sebelum muncul sosok Lucinta, sudah ada Dorce Gamalama, seniman Indonesia yang terlahir sebagai pria.

KapanLagi.com® berkesempatan wawancara dengan sosok Dorce dan perjuangannya sebagai seorang transgender. Wanita yang biasa disapa Bunda Dorce ini pun tak segan-segan menceritakan dari awal dia merasa 'berbeda' hingga bagaimana akhirnya dirinya menjadi seorang wanita.

Semua aset termasuk teks, foto dan video dalam konten ini adalah eksklusif milik KapanLagi Youniverse (KLY). Dilarang menggunakan tanpa izin tertulis dari Kapanlagi.com. Menghilangkan sebagian kecil atau besar detail konten merupakan pelanggaran hak cipta yang dilindungi oleh Undang-Undang dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku.

Bunda Dorce merasa merasa ada yang berbeda dengan dirinya di usia 7 tahun. Kala itu dia lebih sering bermain dengan anak perempuan dan diam-diam ingin pakai rok seperti teman-temannya. Tiga tahun kemudian, Dorce ikut pementasan sandiwara dan dapat peran sebagai nenek. Rasa bahagia pun dirasakannya karena akhirnya bisa memakai pakaian perempuan. Dia akhirnya membeli rok setelah gabung dengan band BamBros dan dapat upah pertamanya. Tapi tentu dia belum berani melakukannya.

Dorce kumpulkan uang untuk bisa operasi © KapanLagi.com®/Budy SantosoDorce kumpulkan uang untuk bisa operasi © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Bunda Dorce mengumpulkan uang demi uang setelah ia bergabung dengan band Fantastic Dolls, yang beranggotakan para waria. Selain rajin bekerja, Bunda juga sering melakukan research tentang transgender hingga akhirnya dia bertemu dengan Prof. Dr. Johan Marzuki, dokter ahli bedah plastik di Rumah Sakit Soetomo, Surabaya.

Untuk menjalani operasi pergantian kelamin, dia harus melalui proses yang cukup panjang, sampai akhirnya diizinkan. Proses operasi bedah kelamin yang berjalan selama 4 jam lamanya itu berakhir dengan sebuah keberhasilan dan Bunda Dorce akhirnya mendapat keinginan yang selama ini dia inginkan.

Apakah perjuangan Bunda Dorce sudah berakhir? Belum. Masih banyak hal yang harus dia lakukan. Temukan jawabannya >> di sini <<

(kpl/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING