SELEBRITI

Dua Kali Absen, Kuasa Hukum Tegaskan Ayah Atta Halilintar Tidak Lari dari Proses Hukum

Senin, 02 November 2020 12:40

Asmid Halilintar - Lenggogeni Faruk ©instagram.com/asmidhalilintar

Kapanlagi.com - Ayah Atta Halilintar, Anofial Asmid Halilintar dilaporkan mantan istrinya, Happy Hariadi atas tuduhan penelantaran dan diskriminasi anak hasil pernikahan mereka. Sudah dua kali pihak kepolisian Metro Jakarta Selatan berupaya memanggil terlapor untuk menjalani pemeriksaan, namun dua kali juga Asmid Halilintar absen dari panggilan. 

Rhaditya Putra Perdana, kuasa hukum Halilintar mengatakan, kliennya belum bisa memenuhi panggilan polisi, bukan karena takut, apalagi lari dari proses hukum.

Lagipula, dengan adanya perwakilan kuasa hukum, dikatakan Rhaditya sudah membuktikan kliennya tidak kabur dari persoalan yang dihadapi.

"Ada konotasi di luar yang menyatakan kalau klien saya takut, apa yang kira-kira mau ditakutin sama klien saya? Jujur, klien saya orangnya legowo. Klien saya itu nggak lari. Hadirnya saya, orang kantor saya ke Polres, itu kan bentuk pertanggung jawaban," kata Rhaditya Putra Perdana di Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

1. Sudah di Malaysia Sejak Lama

Hingga saat ini, dikatakan Rhaditya, kliennya masih berada di Malaysia. Selain kondisi pandemi Covid-19, ada penyebab yang mengakibatkan ayah dari Atta Halilintar ini belum bisa kembali ke Indonesia guna memenuhi panggilan polisi.

"Klien saya itu pergi ke Malaysia bukan karena peristiwa ini aja. Jauh sebelumnya mereka memang sudah sering dan berlama-lama di sana. Kenapa? Karena beliau punya beberapa mitra usaha di sana. Banyak kolega juga dan kemungkinan teman ngaji juga. Dan beliau ada terapi. Nah saya rasa hak itu confidential atas terapi apa yang dilakukan," ujarnya.

2. Ayah Atta Halilintar Akan Kembali ke Indonesia

Rhaditya lebih lanjut mengatakan, kliennya secepatnya akan kembali ke Indonesia. Apalagi, sang putra yakni Atta Halilintar butuh restu dan kehadiran orangtua untuk menjalani pernikahan.

"Kembali saya tekankan, beliau ingin pulang. Anaknya mau menikah dan butuh support orangtuanya. Namanya pernikahan kan diwajibkan dan diperintahkan agama. Itu jadi pertimbangan klien saya mau pulang ke Jakarta," tuturnya.


REKOMENDASI
TRENDING