Dwiki Dharmawan Berikan Karya Terbaik Sebagai Wujud Nasionalisme

Kapanlagi.com - Musisi Dwiki Dharmawan memaknai nasionalisme dengan berkarya dalam bidang musik dan menghasilkan karya seni yang dapat dinikmati banyak orang.

"Bagi saya mewujudkan semangat nasionalisme tidak harus dengan berjuang melawan penjajah hingga titik darah penghabisan tetapi bisa dengan berkarya sebaik mungkin di bidang-bidang yang kita kuasai," kata musisi kelahiran Bandung 1966, setelah tampil dalam konser musik pada acara Forum Perdamaian Dunia di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, selama ini selalu berusaha memberikan karya terbaik untuk ibu pertiwi karena sebagai putra bangsa merasa terpanggil untuk mempersembahkan karya seni musik yang membanggakan bangsanya di mata dunia. Apalagi citra bangsa Indonesia kini tengah terpuruk di mata negara-negara lain di dunia, katanya.

"Jadi kita wajib menunjukkan pada mereka bahwa bangsa Indonesia mampu berprestasi lebih baik," kata anggota grup musik Krakatau itu.

Menurut suami penyanyi Ita Purnamasari ini, untuk mengembalikan citra bangsa yang terpuruk masyarakat Indonesia harus menggalakkan semangat nasionalisme mereka.

Ia mengatakan, akhir-akhir ini ada kecenderungan semangat nasionalisme terutama di kalangan generasi muda makin merosot karena perkembangan zaman. "Mereka lebih senang mengenakan atribut yang berbau luar negeri daripada memasang bendera merah putih atau burung garuda," katanya.

Menurut dia, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membangkitkan semangat nasionalisme genarasi muda di antaranya dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dalam berbagai acara dan kesempatan.

"Saya menekankan untuk menggalakkan nasionalisme melalui lagu-lagu kebangsaan misalnya Dari Sabang Sampai Merauke, Hari Merdeka dan sebagainya," kata pria yang pernah tampil di Lincoln Center Out of Door Festival 2004, New York, Amerika Serikat.

Dari pengalaman yang ia rasakan, mendengarkan lagu kebangsaan yang dibawakan dengan khidmat akan menumbuhkan nasionalisme. "Saya sering sampai menitikkan air mata kalau mendengar lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh perasaan," kata peraih Piala Cita Penata Musik Terbaik FFI 1991 itu.

Dwiki mengatakan banyak sekali jalan untuk mewujudkan kecintaan pada tanah air selain dengan musik. "Bagi pelajar kejarlah prestasi setinggi mungkin, untuk negarawan binalah republik dengan baik, dan pokoknya bagi siapa saja sadarlah akan perannya di masyarakat," katanya.

Kini Dwiki tengah mempersiapkan diri untuk menjadi konduktor musik pada perayaan 17 Agustus di Istana Merdeka. Ia akan memimpin koor dari Gita Bahana Nusantara dan perwakilan dari 33 provinsi serta diiringi musik oleh tim dari Sekolah Musik Yogyakarta. "Kesibukan saya berlanjut dengan konser 'Menembus Batas' yang akan dilaksanakan akhir Agustus di Plenary Hall Jakarta," katanya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/erl)

Rekomendasi
Trending