Edies Adelia Sering Nonton Wayang

Edies Adelia Sering Nonton Wayang Edies Adelia Foto: Gumay

Kapanlagi.com - Edies Adelia turut serta dalam mengangkat budaya bangsa lewat pagelaran The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka. Edies sendiri mengenal wayang sejak masih anak-anak. Peran barunya di panggung ini jadi tantangan baru bagi Edies.Meski datang dari generasi muda, Edies ternyata juga penggemar wayang dan mengaku sering nonton acara tradisional ini. "Aku tahu wayang itu dari kecil dan disini aku harus memerankan tokoh tapi belum di kasih tahu tokohnya apa. Aku kan dilahirkan di Jogja, dulu waktu di Jogja sering ke sanggar wayang di Prambanan, aku sering lihat," terang Edies yang ditemui di jumpa pers The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka di Gedung Pewayangan TMII, Jatim, Sabtu (20/2).Mendapat tawaran main di pagelaran ini, Edies tak menyia-nyiakan kesempatan. Dia juga berupaya mempersiapkan perannya. Bermain di teater ini juga jadi tantangan baru bagi Edies. "Pertama ditawarin aku interest banget, untuk satu bulan ke depan aku dah mulai persiapan dan latihan karena aku baru tampilnya bulan depan. Pertama karena aku ngalir darah Jawa dari ibu dan dulu aku juga sering ikut ketoprak. Selain itu ini satu tantangan buat aku dan pengalaman baru karena untuk pertama kalinya aku bermain wayang di sanggar Swargaloka," ujarnya.Tentunya tak akan sulit bagi Edies untuk mengikuti jalan ceritanya, pasalnya dia sudah kerap menyaksikan wayang. Selain itu, Edies juga punya basic penari. Namun tetap saja dia menyadari akan menemukan tantangan. "Saya pernah menonton wayang semalam suntuk waktu di Jogja ternyata menarik tapi itu sudah lama soalnya kalau di Jakarta kan ga ada dan susah," terangnya."Tantangan terberat saya karena saya terbiasa memainkan komedi dan sinetron sedangkan kalau di wayang kan beda, mudah-mudahan aja disini bisa memerankan penokohan dalam wayang ini. Apalagi disini persiapannya lama dan saya digodok dulu supaya bisa memahami karakter. Kebetulan basic saya penari, karena waktu kecil pernah ikut sanggar tari jadi itu sangat membantu saya. Penokohan dalam pewayangan ini yang terpenting adalah karakter," tambah Edies.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/erl)

Rekomendasi
Trending