Ferry Juan Akui Pernah Usir Putri Stagi & Anak Agar Keluar Dari Rumahnya

Jum'at, 13 Oktober 2017 11:15 Penulis: Ahmat Effendi
Ferry Juan Akui Pernah Usir Putri Stagi & Anak Agar Keluar Dari Rumahnya Ferry Juan İKapanLagi.com

Kapanlagi.com - Pengacara Ferry Juan menghadapi masalah dengan seorang wanita yang mengaku memiliki anak darinya. Beberapa tahun yang lalu ketika wanita bernama Putri Stagi tersebut membawa sang anak ke rumah Ferry, pria tersebut memilih mengusirnya.

"Saya usir maki-maki, keluar dari rumah saya. Kalau saya baik-baik disangka memberikan hati. Termasuk pegawai saya ikut maki-maki dia. Saya tidak kenal siapa kamu," ujar Ferry melalui sambungan telepon, Kamis (12/10).

Meski sempat mengusir Putri Stagi dan sang anak yaitu Sanneth Khaturia, namun Ferry Juan tak sepenuhnya lepas dari dua wanita tersebut. Bahkan Ferry juga mengakui pernah pergi ke sekolah Sanneth namun ia membantah ia memaki-maki di sekolah.

Ferry Juan membuat berbagai pernyataan terkait masalah yang muncul antara dirinya dan wanita bernama Putri Stagi. İKapanLagi.comFerry Juan membuat berbagai pernyataan terkait masalah yang muncul antara dirinya dan wanita bernama Putri Stagi. İKapanLagi.com

"Selanjutnya betul saya datang sama supir saya ke sekolah anak itu, saya mencari kepala sekolahnya. Anak itu saya panggil, bukan maki-maki di sekolah bilang haram jaddah. Bilang sama Kepala Sekolah ini anak ngaco panggil saya daddy bilang kalau saya bapaknya," ujarnya.

Pihak Putri Stagi menyebutkan bahwa Ferry Juan telah melakukan penelantaran terhadap anak. Namun Ferry memastikan tidak ada bukti bahwa ia adalah ayah dari Sanneth. Selain itu Ferry juga tidak mau menuruti untuk melakukan tes DNA guna melakukan pembuktian.

"Pengacaranya bilang penalantaran anak. Tanya surat kawinnya mana. Bukti-buktinya apa. Itu anak siapa. Kalau dari Zarima itu memang anak saya, Nikita aja saya kasih nama Nikita Juan. Kan dia yang menuduh saya. Saya nggak mau ikutin dia. Besok-besok akan ada banyak perempuan yang seenaknya minta tes DNA ke saya," jawabnya tertawa.

(kpl/aal/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING