Ibu Misca Fortuna Siap Laporkan Suami ke Polisi

Senin, 20 Juni 2016 22:47 Penulis: Helmi Romadhon
Ibu Misca Fortuna Siap Laporkan Suami ke Polisi Misca Fortuna & Ibu © KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Ibunda Misca Fortuna alias Mancung, Jacky Susilowati tak tinggal diam dengan sikap sang suami yang dengan seenaknya mengambil tabungan sang anak. Dia berencana laporkan pria bernama Muhammad Delsy itu ke polisi, ika uang tabungan tidak dikembalikan.

"Insya Allah, di sini aku kan minta uang itu balik ya, kalau nanti uang 100 juta itu nggak balik. Yaudah paling saya akan melaporkan ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) bisa jadi ke Polisi," ujar Jacky saat resmi menggugat cerai suami di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat pada (20/6).

Andi Maulana Yusup, kuasa hukum Jacky mengatakan tindakan Delsy sudah masuk ranah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). "Kalau perspektif hukum jelas diatur dalam UU KDRT terkait Pasal 49, ketika suami menelantarkan seorang istri dan anak atau keluarga ancamannya 3 tahun denda 15 juta. Akan tetapi KUHP Pidana juga mengatur kalau terjadi pencurian (pasal) 362 ancaman 4 tahun lebih. Berarti pasal junto lebih dari satu perkara yang dihadapi di luar perkara perceraian dan hak asuh anak. Berarti ada perkara pidananya akan tetapi semua kita serahkan ke klien kami apakah ditindak lanjuti," jelas Andi.

Ibu Misca Fortuna siap laporkan suami ke polisi © KapanLagi.com®/Budy SantosoIbu Misca Fortuna siap laporkan suami ke polisi © KapanLagi.com®/Budy Santoso

"Saran saya selaku kuasa hukum kalau memang menindak lanjuti hal ini, pertama melalui unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) kemudian untuk kontroling KPAI atau Komnas Anak. Sehingga dalam penyelesaian perkara kasus rumah tangga, klien kami berhak sebagai Warga Negara yang baik meminta perlindungan pada pihak-pihak yang dapat memberikan perlindungan hukum pada klien kami," tambahnya.

Namun Andi menyerahkan semua keputusan kepada Jacky. Apakah kasus tersebut akan ditindak lanjuti seiring berjalan dengan kasus perceraiannya atau tunggu proses cerai selesai.

"Ini saya kembalikan kepada klien kami, keputusan melakukan upaya atau pelaporan terkait penelantaran, terkait soal pencurian, hak asuh anak, penghasilan anak itu diserahkan dengan klien kami. Mengenai tindak pidana itu kembali kepada klien kami, karena masalah perceraian tidak menghilangkan dan klien kami bersikukuh (cerai) karena tidak nyaman dengan tergugat," tandas Andi.

(kpl/rhm/mhr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING