SELEBRITI

Ingin Lepas Garaga, Panji Petualang Khawatir Ularnya Kembali Liar dan Dibunuh

Kamis, 09 Januari 2020 12:35 Penulis: Guntur Merdekawan

Panji Petualang © Instagram/panjipetualang_real

Kapanlagi.com - Panji Petualang menjadi perbincangan hangat netizen karena bersahabat dekat dengan ular King Kobra yang diberi nama Garaga. Karena jinak dengan Panji, ular yang memiliki ukuran panjang lebih dari tiga meter itu pun menjadi populer sejak satu bulan belakangan ini.

Namun, ada juga yang bilang kedekatan Panji dengan Garaga karena ular tersebut sudah tak memiliki gigi. Panji mengatakan, ular tersebut masih mempunyai gigi dan berbisa. Hal itu dibuktikan sendiri oleh Panji ketika diwawancarai oleh Deddy Corbuzier melalui akun YouTube-nya.

"Itu (gigi) udah kita buktiin di podcast Deddy Corbuzier tempo hari aku diundang ke sana. Om Deddy itu orang cerdas dan gak mungkin gue bisa bohongi dia. Pas itu aku liatin ada giginya, bisanya gue perahin, dan om Deddy bingung, 'Oke lo istimewa'," kata Panji Petualang saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

1. Panji Selalu Jaga Mood Garaga

Panji dan Garaga begitu dekat meski keduanya baru 'bertemu' satu bulan belakangan ini. Panji merasa jika dirinya sudah seperti merawat Garaga selama bertahun-tahun lamanya.

"Satu setengah bulan. Sama semua King Kobra di manapun aku bisa akrab Insya Allah. Jadi nggak harus sama Garaga, ular lain pun bisa," sambungnya.

Meskipun sudah dekat dengan Garaga, namun Panji tak selalu membawa ular tersebut ke luar rumah ataupun kerja. Panji tak mau Garaga jadi stress karena sering diajak beraktifitas.

"Sekarang nggak, karena aku ngejaga biar dia nggak stress. Aku berusaha untuk mengerti dia. Bukan berarti aku harus egois, Garaga harus dibawa karena Panji mau masuk TV, nggak kayak gitu," jelas Panji.

2. Ingin Lepas Garaga ke Hutan

Panji sendiri punya niatan untuk melepas Garaga kembali ke alam liar. Namun sebelum melakukannya, Panji masih mencari lokasi yang tepat. Bukan tanpa alasan, Ia takut jika Garaga akan kembali liar dan akhirnya dibunuh oleh manusia.

"Aku pengen melepas Garaga cuma posisinya kembali ke takut. Okelah kalian suka Garaga, lihat Garaga seneng. Tapi tiba-tiba ketika dilepas lagi ke alam, mental dia akan kembali ke alam. Ketika bertemu dengan manusia dia akan melakukan bertahan dan menyerang. Jika gigit orang, Garaga pasti dibunuh," kata Panji.

"Nah jadi sekarang Panji lagi nyari tempat pelepasan yang aman, satu jauh dari pemukiman, kedua ada pakan buat dia, dan ketiga hutan itu bisa memelihara si Garaganya. Hutannya bisa menyediakan makanan, tempat tinggal, jodohnya. itu aspek itu harus diperhatikan. kalau salah satunya aja nggak ada, nggak bisa kita lepas," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING