Kenang Sosok Almarhum Ayah, Enda Ungu Menangis

Jum'at, 09 Maret 2018 11:45 Penulis: Guntur Merdekawan
Kenang Sosok Almarhum Ayah, Enda Ungu Menangis Enda Ungu / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Ayah Franco Wellyjat Medjaya Kumusah alias Enda menghembuskan nafas terakhirnya hari Kamis (8/3) kemarin. Beliau meninggal setelah dilarikan ke ICU karena mengeluh perutnya sakit. Setelahnya, riwayat diabetes dari almarhum diduga kambuh selama menjalani perawatan.

Seperti diketahui, gitaris band Ungu itu hampir tak pernah mengekspos keluarganya ke publik. Dan ketika bicara mengenai sosok sang ayah, Enda bercerita sambil menangis sedih. Pasalnya, sang almarhum adalah sosok yang berhati sangat mulia semasa hidupnya.

"Papa waktu masih hidup nyekolahin orang. Bapakku kan pegawai negeri biasa, dia sempetin berbagi dengan anak yatim, dia nyekolahin banyak anak di Manado. Dia lihat  anak-anaknya dah kerja, anak-anaknya dah mampu, makanya gajinya dia buat nyekolahin orang. Doa aku, kalau emang saatnya bapak dimudahkan ya Alhamdulilah, kalau mau sembuh biarkan bapak sembuh lagi. Tapi kalau nggak ya ikhlas," kenang Enda sambil menangis saat ditemui di rumah duka Kawasan Sunter, Jakarta Pusat, Jum'at (9/3).

Enda segan pada sang ayah / Credit: KapanLagi - Budy SantosoEnda segan pada sang ayah / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Sang almarhum juga diceritakan sebagai sosok yang sangat sayang pada buah hati Enda, Zara Leola. Maklum saja, si cantik itu adalah cucu pertama dari sang almarhum. Dan bagi Enda, ayah adalah sosok yang paling dekat dengannya semasa hidupnya.

"Ini kan pertama terjadi kehilangan orang yang aku sayang. Ring satu aku ya, tempat ngadu aku, curhat. Beliau tau aku dah sukses, tapi suka nanya, 'Ada uang nggak buat pegangan?'. Deket banget (sama papa). Beliau selalu ngajarin hidup yang bener dan selalu berbuat baik sama orang. Nggak usah lihat orang itu siapa kalau kamu mau berteman, bukan karena kaya atau miskin. Aura beliau membuat orang selalu segan. Kalau bapak ke sini aku selalu temenin," sambungnya.

"Anak nggak pernah bisa bales jasa ortu. Mau dibawa ke ujung dunia. Bapak nggak pernah minta apa-apa, bapak minta main sama cucunya. Dia suka ngajak cucu, dia suka sama Zahra, dia pas koma zahra dateng sempet ngasih respon. Dia sayang banget sama Zahra, soalnya cucu pertama. Suka bilang 'Cucuku masuk tipi, main film, gue mau ke Jakarta, mau lihat premiernya Zahra'," pungkas ayah 2 anak itu.

(kpl/pur/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING