Kristina Ungkap Tak Benar Asty Ananta Nikah Beda Agama & Zina

Rabu, 12 Oktober 2016 15:15 Penulis: Ahmat Effendi
Kristina Ungkap Tak Benar Asty Ananta Nikah Beda Agama & Zina Asty Ananta ©instagram.com/asty_ananta

Kapanlagi.com - Pernikahan artis cantik Asty Ananta diwarnai kontroversi karena disebut dilakukan tanpa restu orang tua. Hal yang berbeda diungkap oleh sahabat Asty yaitu Kristina yang ikut menghadiri perkawinan di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, Minggu (02/10) lalu.

"Saya hanya meluruskan, bahwa Asty adalah anak yang baik, yang berbakti dengan orang tua. Dia sudah dewasa, dia wajib menentukan pilihannya. Usianya kan makin lama makin bertambah, dia mau lah ya punya rumah tangga, suami, anak dan keluarga kecil," ujar Kristina saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (12/10).

Ibu Asty yaitu Yunyianingrum Agustarini sempat dikabarkan tak merestui perkawinan putrinya dengan pria bernama Hendra Suyanto tersebut. Perkawinan Asty sendiri dilangsungkan dengan cara Islami dan diwakili oleh Wali Hakim.

Kristina memberikan dukungan untuk perkawinan sahabatnya. ©instagram.com/kristinadangdutKristina memberikan dukungan untuk perkawinan sahabatnya. ©instagram.com/kristinadangdut

"Jadi dengan pemberitaan yang kemarin, aku sangat tidak setuju dia disebut anak durhaka, nikah beda agama, dibilang zina, itu semua nggak bener. Dia sudah direstui oleh kedua orang tuanya," katanya.

Kristina menyebutkan bahwa KUA di Kuta memiliki peraturan yang cukup ketat sehingga tak mungkin Asty menikah tanpa restu orang tua. Hendra sendiri dikatakan sebagai mualaf, dan orangtua Asty memberikan KTP sebagai bentuk restu perkawinan itu.

"Wali diwakilkan oleh wali hakim. Secara Islam itu sah. Ada surat dari bapaknya, KTP asli pun dibawa, pihak keluarga dan semua (kecuali ibu bapak) datang. Secara Islam, kalau wanita di bawah usia 20 tahun harus ada walinya. Asty sudah diatas 20 ada wali hakim, penghulu juga sudah menikahkan. Karena mereka, pernikahannya juga dilakukan secara Islam, nggak ada dilakukan beda agama," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING