SELEBRITI

Kuasa Hukum Galih Ginanjar Sebut Tak Ada Motif Buruk Dari 'Ikan Asin'

Senin, 08 Juli 2019 22:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar © KapanLagi/Adrian Utama Putra

Kapanlagi.com - Kata 'Ikan Asin' yang keluar dari Galih Ginanjar saat jalani wawancara di channel Youtube milik Rey Utami menjadi viral. Buntutnya, ia dilaporkan oleh mantan istrinya yakni Fairuz A Rafiq ke polisi dengan pasal pencemaran nama baik.

Jumat pekan lalu (5/7/2019), Galih telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Selama kurang lebih 13 jam ia dicecar dengan 46 pertanyaan yang mana beberapa pertanyaan sengaja diulang-ulang dan mendetail.

1. Tak Ada Motif Buruk

Semenjak mendapat pelaporan hingga jalani pemeriksaan, Galih menjadi irit bicara. Ia menyerahkan semua ke pihak kuasa hukum termasuk saat ditanya mengenai pernyataan pihak penyidik terkait motif buruk di balik penyebutan 'Ikan Asin' tersebut.

"Saya sih nggak mau nanggepin itu dulu ya. Kalau soal hukum atau BAP kemarin saya serahkan semua ke kuasa hukum saya," kata Galih ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2019).

"Kalau persoalan motif, sebetulnya berpulang kepada penyidik. Cuma satu hal yang pasti, saya percaya dan meyakini klien kami tidak memiliki motif apapun untuk menyerang. Itu kan (Ikan Asin) sebuah perumpamaan, analogi, tidak pernah klien kami menyatakan pada seseorang, klien kami juga tidak menyebut organ intim di video, tidak ada," sambung Ery selaku kuasa hukum Galih ditemui di tempat yang sama.

2. Galih Menyesal Karena...

Saat ditanya apakah Galih menyesal membuat statement 'Ikan Asin' hingga membuat Fairuz melapor ke polisi, jawaban yang keluar justru tak terduga. Ia malah menyesalkan kenapa video itu beredar.

"Ya kalau menyesal sih menyesal karena video itu beredar," tegas pria yang awali karir sebagai pemain sinetron tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING