Lestarikan Budaya Indonesia, Ratna Listy Pilih Koleksi Batik

Sabtu, 12 April 2014 19:12 Penulis: Wulan Noviarina
Lestarikan Budaya Indonesia, Ratna Listy Pilih Koleksi Batik @KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Batik menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Berdasarkan hal tersebut, penyanyi Ratna Listy mencoba untuk menjadi salah satu orang pelestari batik dengan mengoleksi banyak pakaian batik.

Ditemui di kediamannya, kawasan Cibubur, oleh KapanLagi.com® beberapa waktu lalu, Ratna memperlihatkan puluhan pakaian batik yang tegantung rapi di lemarinya. Mulai dari pakaian sehari-hari hingga pakaian untuk acara formal tak lepas dari batik.

"Batik adalah warisan budaya Indonesia yang wajib kita lestarikan. Biar kita ga gigit jari saja kalau budaya kita ini diakui oleh negara lain. 80 persen pakaianku bermotif batik. Mulai dari daster untuk sehari-hari, sampai gaun, blazer, dan sebagainya," ungkapnya.

Koleksi Ratna Listy. @KapanLagi.com®Koleksi Ratna Listy. @KapanLagi.com®

Terutama untuk busana manggungnya, Ratna rela merogoh kocek dalam-dalam."Kalau rancangan desainer harganya cukup mahal. Sekitar 5 jutaan. Karena batik tulis tangan. Dan kalau rancangan designer kan original miliknya dia," lanjutnya.

Saking cintanya dengan batik, ibu dua anak itu juga tak tutup mata dengan toko-toko pinggiran jalan yang menjual batik. Ia tak segan turun ke toko kecil untuk membeli pakaian batik.

"Ada juga batik yang ada di pinggir-pinggir jalan. Kalau suatu saat isi acara yang untuk kelas bawah, saya pakai. Soalnya biar ga ada jarak dengan mereka dan mereka pun ga ada jarak dengan saya," terangnya.

Ratna Listy suka kumpulkan batik. @KapanLagi.com®Ratna Listy suka kumpulkan batik. @KapanLagi.com®

Sebagai kolektor batik, Ratna pun pandai merawat pakaian batiknya. Menurutnya, jaman sekarang tak perlu menggunakan lerak untuk mencuci batik. Jasa laundry baginya bisa dipercaya untuk mencuci batik yang ia miliki.

"Kalau habis dipakai jangan langsung cuci, diangini dulu. Aku lebih ke laundry aja. Kalau yang ada payetnya ke laundry terus di dry clean. Udah ga usak pakai lerak," paparnya.

(kpl/pur/phi)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING