SELEBRITI

Lucinta Luna Ngaku Dipaksa Polisi Untuk Mengakui Kepemilikan 2 Butir Ekstasi, Begini Kata Pengacara

Sabtu, 27 Juni 2020 15:48

Lucinta Luna © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Kasus narkoba yang menimpa Lucinta Luna kini masih dalam proses persidangan. Terbaru, Lucinta Luna mengelak bahwa ia adalah pemilik dari 2 butir ekstasi yang ditemukan di tong sampah apartemennya. Luna menyebut bahwa ia dipaksa oleh polisi untuk mengakui bahwa dirinya adalah pemilik barang haram tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh pengacara Luna yang berinisial AAFS. Ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat baru-baru ini, AAFS menyayangkan tindakan polisi yang memaksa Luna untuk mengaku.

"Seharusnya sebagai aparat hukum tidak melakukan pemaksaan yah. Kami masih percaya bahwa aparat penegak hukum kita tentunya dapat melaksanakan tugas dan kewenangannya dengan benar. Terkait dengan keterangan-keterangan yang muncul dalam persidangan, nanti biar Majelis Hakim aja yang menilai dan memutuskan," ujar AAFS.

1. Tunggu Sidang Berikutnya

Lebih lanjut, AAFS meminta kepada semua pihak untuk menunggu sidang lanjutan dari masalah ini. Karena selama persidangan berlangsung, ada banyak hal yang tidak konsisten dari kasus Luna.

"Banyak inkonsistensi yah. Mudah-mudahan Hakim bisa menilai dengan profesional, itu aja," terangnya.

2. Pengacara Sudah Tahu Luna Dipaksa Mengaku

Soal pernyataan Luna yang mengaku dipaksa oleh polisi untuk mengakui kepemilikan ekstasi, AAFS pun sudah tahu. Sebelum sidang dimulai, ia sudah mendengar pernyataan dari Luna.

"Ya sama persis seperti yang dia sampaikan. Makanya kita sebagai kuasa hukumnya tugasnya mencari kebenaran," ujarnya.

AAFS juga menyebut akan membawa saksi-saksi tambahan yang sebelumnya diperiksa di Berita Acara Pemeriksaan. Mereka akan dihadirkan dalam sidang minggu depan.

(kpl/dan/phi)


REKOMENDASI
TRENDING