Mantan Pengurus PARFI Yakini Ada Rekayasa Penangkapan Aa Gatot

Selasa, 30 Agustus 2016 12:50 Penulis: Ahmat Effendi
Mantan Pengurus PARFI Yakini Ada Rekayasa Penangkapan Aa Gatot Gatot Brajamusti ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Ketua Umum PARFI yang baru saja terpilih untuk periode kedua yaitu Aa Gatot Brajamusti ditangkap karena pesta narkoba. Gatot ditangkap oleh tim gabungan dari Polres Mataram dan Polres Lombok Barat di hotel Golden Tulip, Kota mataram NTB bersama istri ketiganya yaitu Dewi Aminah.

Meski pihak kepolisian telah mengonfirmasi penangkapan Gatot, mantan anggota PARFI periode sebelumnya yaitu Ozzy SS memberikan pandangan yang berbeda. Menurutnya kasus ini erat dengan rekayasa politis, dari pihak yang tak menyukai Gatot Brajamusti. 

"Sebenarnya saya juga mau klarifikasi ke Boy Rafli Amar (Kepala Divisi Humas POLRI) bahwa dia statement katanya Aa jadi TSK. Ini agak bertolak belakang sama kenyataannya," ujar Ozzy SS via telepon, Selasa (30/08/2016). 

"Di media (Irjen Boy Rafli Amar) udah bilang TSK, saya masih di sini (Lombok) sejak adanya penggerebekan itu. Saya liat semua penggerebekan itu. Saya liat kayak ada grand desain, harus cover both side juga kan. Jangan sekonyong-konyong. Prosesnya ini masih berjalan. Sampai detik ini juga masih dimintai keterangan semuanya," tuturnya.

Gatot Brajamusti ditangkap di Lombok karena narkoba. ©KapanLagi.com/Budy SantosoGatot Brajamusti ditangkap di Lombok karena narkoba. ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Beberapa barang terkait tindak pidana narkoba yang ditemukan saat penggerebekan masih diselidiki pihak kepolisian Lombok. Bukan itu saja, hasil tes urine Gatot juga belum keluar. Namun di sisi lain, perlakuan kepada Aa Gatot yang mirip dengan gembong narkoba dipertanyakan oleh Ozzy.

"Baru satu hari merayakan Aa Gatot jadi Ketua Umum. Di sini saya lihat ada grand desain Aa gatot pasca terpilih jadi Ketua Umum PARFI kembali. Di sini saya apresiasi Tim Polri dengan begitu cepat begitu konon dapat kabar dari masyarakat langsung adakan penggerebekan, dan dalam waktu yang singkat. Pas penggerebekan ada Satgas merah putih, ini kan orang orang tertentu kan. Di sini saya melihat Aa kayak jadi target," tuturnya.

Gatot Brajamusti ditangkap oleh Satgasus yang hadir dengan membawa senjata laras panjang. Awalnya orang-orang dalam acara tersebut berpikir mungkin ada surprise party untuk Ketua Umum mereka. Namun ternyata Gatot ditangkap dan diperlakukan layaknya penjahat kelas berat meski barang bukti yang ditemukan sedikit.

"Kalau itu barang Aa Gatot kan dia juga lagi sibuk. Boro boro urusin itu (narkoba), namanya lagi mau pemilihan, kurang tidur atau apa lah. Ini udah politis, udah grand desain. Kita nggak tau kan itu barang siapa. Aa bilang nggak tau juga itu barang siapa. Karena Aa gatot welcome kamarnya banyak di keluar masuki banyak orang dan barang masih diproses kan," tandasnya.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING