Neno Warisman Prihatin Anak-Anak Korban Tsunami
Kapanlagi.com - Mantan artis yang kini aktif di dunia anak, Neno Warisman mengatakan, penanganan terhadap anak-anak korban bencana banjir dan gempa tsunami di Aceh hingga saat ini belum terkoordinasi dengan baik.
Relawan yang aktif di Yayasan Hati dan Kita tersebut mengemukakan hal itu kepada wartawan di Surabaya, Sabtu, usai tampil membacakan puisi dalam acara "Surabaya Peduli, Qurban Untuk Aceh" yang digelar YDSF, Sabtu.
"Harusnya ada `traffic manager` dalam menangani anak-anak korban tsunami, Departemen Sosial saat ini masih sebatas melakukan pendataan, sedangkan koordinator lapangannya belum ada," katanya.
Neno Warisman mengharapkan kepada organisasi dan yayasan yang bergerak di Aceh seperti Mer-C, PKS, Bulan Sabit Merah (BSM), Yayasan Nurani Dunia maupun YDSF agar melakukan koordinasi secara bersama-sama.
Advertisement
Neno mengatakan anak-anak Aceh memang masih mengalami trauma, namun mereka masih bisa bermain-main. "Mereka adalah anak-anak laut dan anak-anak hebat yang sudah lama menjadi pejuang," katanya.
Menurut Neno, anak-anak Aceh membutuhkan rekonstruksi agar terbebas dari trauma, namun yang perlu diperhatikan mereka jangan menjadi obyek trauma.
"Kepada teman-teman wartawan saya mengharapkan agar jangan hanya mengekspos seperti anak-anak Tobello dan Ambon yang hanya terkenal sehari, namun setelah itu tidak ada kelanjutannya," katanya.
Kalau ada intervensi pendidikan terhadap anak Aceh, ujar dia, yang dibutuhkan saat ini adalah memberikan kegembiraan kepada anak-anak.
"Mereka membutuhkan sahabat bukan hanya guru, sahabat ini bukan dari Jakarta namun dari masyarakat Aceh sendiri. Berdayakan mahasiswa dan ibu-ibu Aceh, mereka sangat senang menerima bantuan tetapi mereka juga punya harga diri," katanya.
Neno mengatakan sebagian penduduk dan ulama Aceh saat ini juga mengkhawatirkan kalau anak-anak Aceh akan tercerabut dari agama dan akar budayanya kalau mereka salah penanganan.
"Penanganan pendidikan terhadap anak Aceh jangan langsung dilakukan pihak asing, karena nanti ada lalu lintas nilai yang berbeda, sementara kekuatan Aceh adalah kekuatan religius," katanya.
Neno bersama teman-temannya kini tengah membentuk Sahabat Anak Aceh yang berupaya memberikan kegembiraan pada anak-anak Aceh melalui model pendidikan yang baik, benar dan proporsional.
(*/rit)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
