SELEBRITI

Pacarnya Dimintai Foto Kemaluan, Begini Kronologi Penganiayaan Yang Dialami Asisten Pribadi Hotman Paris

Selasa, 24 Januari 2023 19:42

Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Pada Sabtu, 21 Januari 2023 hal tidak mengenakan dialami oleh wanita bernama Intan yang merupakan asisten pribadi dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Bagaimana tidak, di salah satu club malam kawasan Jakarta Selatan, Intan mendapat dugaan tindak kekerasan oleh temannya sendiri yang berinisal MW.

Saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, (24/1) Selasa sore Intan ditemani kuasa hukumnya, Koko Joseph Irianto menuturkan bagaimana kronologi kejadian dugaan tindak kekerasan tersebut. Ternyata hal itu disebabkan karena MW meminta foto tak senonoh dari kekasih Intan yang kebetulan saat itu hubunganya sedang renggang.

1. Cekcok

"Kronologinya klien saya punya pacar, pacarannya renggang, MW ini adalah teman dekat jadi saat hubungannya dengan (pacarnya) renggang dan MW ini dihubungi oleh pacarnya klien saya, lalu karena ada kesempatan dihubungi tidak ada hubungan untuk disambungkan komunikasi diminta foto alat kelamin," ungkap Koko Joseph Irianto.

Karena hal inilah jadi penyebab awal terjadinya percekcokan antara Intan dan temannya berinisial MW tersebut. Sang kuasa hukum menjelaskan pada saat kejadian, ia juga menyayangkan MW di media sosial juga menyampaikan hal yang tak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

2. Pernyataan Tak Sesuai

"Itu perbuatan itu yang membuat klien saya marah. Kejadian di 21 Januari klien saya bertemu dengan MW di salah satu club dan terjadi percekcokan dan saudara MW melakukan tindak pidana yang sangat biadab untuk seorang laki-laki memukul seorang perempuan dengan sangat keji, 3 kali. Satu di kepala bagian depan, satu di kepala bagian atas, satu lagi sambil menjambak dan itu semua ada bukti visumnya lengkap. Itu perbuatan menurut saya tidak manusiawi sama sekali. Makanya itu saya sebagai kuasa hukum ikutan geram untuk kasus ini," ujar Koko Joseph.

"Dan di sosial media juga dia banyak pernyataan yang tidak sesuai, ada meludahi, saya punya cctv tidak ada meludahi, sebagai bukti konkrit untuk kasus ini," lanjutnya.

3. Tak Berikan Perlawanan

Selain itu, Koko Joseph juga menambahkan bahwa pada saat kejadian, kliennya tak bisa memberikan perlawanan karena ditahan oleh orang-orang yang diduga teman dari MW. Sebagai kuasa hukum, Koko Joseph menginginkan agar MW mendapat tindakan tegas dari penegak hukum atas perbuatannya pada kliennya.

"Yang paling parahnya lagi saudara WM ini memukul perempuan. Jadi dia dipukul di area kepala, ini dipegangin oleh teman-temannya, ini nggak tahu disinyalir teman-temannya dia. Jadi saat dia dipukuli, tangan klien saya dipegangi. Bener-bener seperti perempuan tidak berdaya. Bukti visumnya lengkap, harus diamankan menurut saya," pungkasnya.

REKOMENDASI
TRENDING