Pasha Gagal Penuhi Keinginannya Punya 10 Anak, Ini Alasannya

Jum'at, 21 April 2017 20:15 Penulis: Helmi Romadhon
Pasha Gagal Penuhi Keinginannya Punya 10 Anak, Ini Alasannya Pasha © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Pasangan Pasha dan Adelia Wilhelmina baru saja dikaruniai seorang anak berjenis kelamin perempuan. Kelahiran bayi yang diberi nama Princess Kayla Mutiara Pasha itu tentu saja disebut bahagia oleh seluruh keluarga besar Pasha dan Adelia.

"Alhamdulillah yang ditunggu-tunggu telah tiba ya, putri yang kami beri nama Princess Kayla Mutiara Pasha. Saya kira ini jadi kebahagiaan buat kita sekeluarga, kebetulan ini yang ditunggu-tunggu, 3 anak kami (dari Adel) laki-laki dan sekarang dapat putri," ungkap Pasha saat ditemui di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Jum'at (21/4).

Kelahiran Baby Kayla sendiri rupanya bakal menjadi yang terakhir bagi Adel dan Pasha. Pasalnya wanita yang dinikahi Pasha tahun 2011 itu juga menjalani operasi strelisasi kandungan. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kehamilan.

Adelia baru saja melahirkan anak perempuan © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaAdelia baru saja melahirkan anak perempuan © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Tadi dilanjutkan operasi sterilisasi kandungan. Jadi ya ini sudah penutup untuk menghindari nambah lagi. Saya tanya kenapa harus disteril karena dari awal Adel ini ngelahirin secara caesar, terus katanya ada dampak penipisan lapisan rahim atau apa gitu. Sehingga kalau nanti nambah lagi akan bahaya buat ibunya," lanjutnya.

Pasha sendiri sejatinya menginginkan memiliki 10 anak. Namun karena kondisi medis Adel yang tak memungkinkan, pemilik nama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said itu pun mau tak mau harus menerimanya.

"Nggak, ini kan memang sudah jadi pilihan sulit. Kalau saya kan suka nambah lagi ya, haha. Saya suka banyak, tapi ini sudah banyak sih, saya udah punya 7, kan pengennya 10 kalau bisa. Tapi ya memang pilihannya sudah kayak gini, sudah harus stop karena alasan medis, oke nggak apa-apa," pungkasnya.

(kpl/rhm/mhr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING