SELEBRITI

Penangguhan Penahanan Dikabulkan, Mark Sungkar Bersyukur Jadi Tahanan Kota

Selasa, 04 Mei 2021 22:31 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Mark Sungkar © KapanLagi.com/Dadan Deva

Kapanlagi.com - Aktor lawas Mark Sungkar kembali menjalani sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Triatlon dana Pelatnas Asian Games 2018 di pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (4/5/3021).

Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa penuntut Umum tersebut, ditutup dengan kabar yang menggembirakan bagi Mark Sungkar. Sebabnya, Majelis Hakim mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Mark Sungkar sejak lama.

"Jadi tahanan kota pada 4 Mei 2021," kata Majelis Hakim.


1. Bersyukur

Kabar bahagia itu pun disambut bahagia ayah dari Shireen dan Zaskia Sungkar tersebut. "Alhamdulillah yang penting jangan jadi Tarzan kota," kata Mark usai sidang.

Menurut Fahri Bachmid, kuasa hukum Mark Sungkar, besar kemungkinan kliennya tersebut baru bisa meninggalkan rumah tahanan pada Rabu (5/5/2021). "Besok ya jadi tahanan kotanya karena kan harus mengurus administrasinya terlebih dahulu," kata Fahri Bachmid.


2. Kooperatif

Fahri memastikan selama menjalani tahanan Kota, Mark Sungkar akan kooperatif dengan mengikuti segala peraturan dan tetap menjalani sidang sesuai jadwal.

"Kami meyakini akan kooperatif dan akan mengikuti persidangan sebagaimana mestinya sesuai yang dijadwalkan Majelis Hakim," kata Fahri.   


3. Usia

Kuasa hukum Mark Sungkar mengajukan penangguhan penahanan dengan pertimbangan usia Mark Sungkar yang sudah uzur. Sebagaimana diketahui  Mark Sungkar duduk di kursi pesakitan karena terjerat kasus dugaan korupsi kegiatan Triatlon dana Pelatnas Asian Games 2018.

Mark Sungkar yang saat itu menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI) didakwa melakukan perbuatan memperkaya diri.

Ia didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B dan Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(kpl/dan/phi)

Reporter: Dadan Deva


REKOMENDASI
TRENDING