Transisi Jabatan 'The Netizen Enemy' Dari Masa ke Masa

Rabu, 05 Oktober 2016 18:10 Penulis: Guntur Merdekawan
Transisi Jabatan 'The Netizen Enemy' Dari Masa ke Masa Ahmad Dhani - Farhat Abbas © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Oleh: Guntur Ishtar Aria

Di era digital ini, dengan banyaknya jumlah media sosial yang tersedia, mayoritas orang mulai terkena virus 'tak bisa hidup' tanpa menggunakan jejaring sosial tersebut. Setiap orang punya tujuan sendiri ketika menyelami dunia maya, seperti promosi, curhat, cari sensasi, menyebarkan informasi, menjalin hubungan dengan teman yang terpisah jarak dan masih banyak lainnya.

Nah, dengan bantuan sosial media sendiri, seseorang bisa jadi super populer di dunia maya dalam waktu singkat, terlebih ketika sosok yang dimaksud menciptakan sensasi kontroversial. Jika kalian ingat, ada contoh yang mungkin masih teringat jelas, yakni Hodijah atau Dijah Yellow yang sempat populer sekitar tahun 2015 silam.

Ya, bermodal cuitan-cuitan yang dianggap penuh bualan di Twitter, wanita yang tinggal di daerah Menteng, Jakarta ini langsung jadi buah bibir netizen. Pasalnya, Dijah mengaku-ngaku jika artis top papan atas seperti RaisaAgnes Monica hingga Ayu Ting Ting itu telah menjiplak karyanya tanpa ada bukti yang valid. Ia juga sering menghujat kedua artis tersebut dengan nada ceplas-ceplos.

Dijah dihujat publik karena kicauannya © Twitter/djiahyellowDijah dihujat publik karena kicauannya © Twitter/djiahyellow

Tak cuma sampai situ saja, Dijah juga mengaku-ngaku jika Ia adalah kekasih dari Justin Bieber atau sederet artis ganteng Hollywood lainnya. Gara-gara itu, netizen pun geram dan mulai menghujatnya habis-habisan, bahkan meme-meme wajah Dijah pun sempat berserakan di berbagai lini media massa.

Namun ironisnya, hujatan-hujatan netizen itu sendiri malah semakin membuat Dijah terkenal sampai-sampai diberitakan di beberapa media online. Puncaknya, wanita berusia 30 tahun ke atas itu juga sampai diundang hadir di berbagai program televisi.

Selain Dijah, ada lagi satu nama sosok yang tak mungkin bisa dilupakan oleh netizen, yakni Farhat Abbas. Bukan artis memang, namun mantan suami Nia Daniati ini selalu masuk pemberitaan media massa karena sensasinya yang seakan tiada akhir. Ya, Farhat sempat jadi the netizen enemy sejurus dengan kicauan-kicauannya di Twitter yang super sensasional dan kontroversial.

Farhat bisa dibilang pintar dalam memanfaatkan situasi. Ya, pria yang berprofesi sebagai pengacara ini selalu berkicau tentang kejadian-kejadian yang tengah naik daun, baik itu di dunia politik maupun hiburan. Ia lalu menuliskan komentarnya dari sudut pandang minoritas yang kontroversial hingga akhirnya membuat netizen emosi dan menghujatnya.

Salah satu kicauan kontroversial Farhat © Twitter/farhatabbaslawSalah satu kicauan kontroversial Farhat © Twitter/farhatabbaslaw

Nah, strategi Farhat itu sempat menemui tembok besar ketika Ia membicarakan sosok Ahmad Dhani dan keluarganya. Pasalnya, sang bos RCM itu tak terima  disindir Farhat. Dhani lalu mengambil jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan ini, yakni dengan melaporkan pria yang juga mantan suami dari Regina tersebut.

Dilaporkan Dhani tak membuat Farhat jera. Yang ada, Ia malah semakin pedas dalam menuliskan sindiran-sindiran di Twitter-nya. Dan singkat cerita, setelah ada sekian babak di meja hijau persidangan, keduanya memutuskan untuk berdamai.

Uniknya, setelah itu nama Farhat seakan tenggelam begitu saja. Entah kenapa, Ia memutuskan untuk menghilang dari dunia maya yang telah 'membesarkan' namanya. Nah, secara tak langsung, sebagian haters Farhat pun mulai mengalihkan perhatiannya pada sosok Dhani.

Kenapa Dhani? Bukan karena perseteruannya dengan Farhat, bukan juga karena masalah rumah tangganya, melainkan kicauan-kicauan kontroversial seputar dunia politik. Seperti diketahui, sejak Pilpres terakhir, pria asal Surabaya ini sering mengkritik keras kinerja dari sistem pemerintahan yang ada saat ini, entah itu Jokowi (Presiden RI) maupun Ahok (Gubernur DKI Jakarta) lewat akun Twitter-nya. Terlebih lagi, istri dari Mulan Jameela itu juga sempat punya wacana untuk jadi calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 mendatang demi menyaingi Ahok.

Dhani sering kritik Jokowi dan Ahok © TwitterDhani sering kritik Jokowi dan Ahok © Twitter

Sontak keputusan Dhani itu memancing pertanyaan dari sebagian orang, 'Kenapa sosok yang dulu dikenal sangat jenius dalam bermusik kini memilih untuk jadi politisi?'. Dan ujung-ujungnya, sebagian netizen pun mulai gerah dengan kicauan-kicauan Dhani yang memang tak kalah kontroversial dari milik Farhat dulu.

Ya, jika kamu berkunjung ke akun Twitter Dhani, jangan terkejut jika melihat timeline-nya dibanjiri dengan hujatan-hujatan pedas dari netizen. Ya, seakan-akan sekarang Ia adalah The Netizen Enemy yang mempunyai banyak haters.

Dhani jadi salah satu the netizen enemy © TwitterDhani jadi salah satu the netizen enemy © Twitter

Dhani sendiri akhirnya mengurungkan niatnya untuk jadi calon gubernur DKI Jakarta. Sebagai gantinya, Ia maju sebagai calon wakil bupati dari kota Bekasi, mewakili Partai Gerindra. Kini, jika dilihat dari kicauan-kicauan terakhirnya, ayah dari Al El Dul itupun kini lebih fokus untuk mempromosikan dirinya sebagai Wakil Bupati Bekasi.

Sementara itu, ada fenomena lain yang baru-baru ini bikin heboh dunia maya, yakni sosok gadis bernama Awkarin. Setelah mengunggah video 'curhat' penuh dramanya di Youtube, gadis bernama asli Karin Novilda ini dihujat habis-habisan oleh netizen.

Nah, untuk 'menampar' balik para haters, Awkarin lalu menggandeng rapper yang juga tak kalah kontroversial, Young Lex untuk berkolaborasi membuat sebuah lagu bertajuk Bad. Ya, dari situ, Karin semakin ramai dibicarakan karena secara sepihak dianggap sangat tidak mendidik dan mencoba menyebarkan virus perusak moral bangsa oleh haters.

Ada banyak sekali nama-nama sosok yang juga jadi The Netizen Enemy, seperti Mulan Jameela, Ayu Ting Ting, bahkan sempat juga Marshanda dan masih banyak lainnya. Namun pada intinya, merujuk pada sosok Dijah, Farhat, hingga fenomena 'sesaat' lain seperti Norman Kamaru hingga Keong Racun, popularitas yang didapat dari sensasi di dunia maya kebanyakan tak bisa bertahan lama.

Setelah beberapa saat, netizen akan lelah dengan sendirinya dan mulai mencari 'mangsa' lain untuk disantap. Lalu kira-kira ke depannya nanti, titel The Netizen Enemy ini akan berpindah tangan siapa lagi ya? Kita ikuti terus saja perkembangannya.

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING