Pernah Jadi Korban Berita Hoax, Olga Lydia Sampai Demam

Minggu, 08 Januari 2017 14:45 Penulis: Ahmat Effendi
Pernah Jadi Korban Berita Hoax, Olga Lydia Sampai Demam Olga Lydia ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Perkembangan dunia maya membuat banyak orang bisa mengunggah postingan sesuai keinginan mereka. Namun di sisi lain mulai bermunculan kabar-kabar hoax yang merugikan pihak-pihak tertentu. Sebagai seorang artis, ternyata Olga Lydia pernah jadi korban hoax.

"Pernah sih dulu, dan saya kaget sekali mudah banget bikin berita hoax. Saya tau juga siapa yang nyebarin, dan dia pun meminta maaf sama saya. Karena dia dengan kesadaran penuh melakukannya, kata temennya kenapa dia bikin berita buat saya, supaya nama temennya terangkat, dan sedemikian rupa dengan mudahnya bikin saya jengkel," ujar Olga Lydia di CFD, Kawasan HI, Jakarta Pusat, Minggu (8/1).

Kabar hoax tersebut terkait masalah percintaan, dan Olga Lydia yang hingga saat ini belum menikah dikabarkan macam-macam. Tak urung kabar tersebut sempat berakibat buruk, dan bahkan kepada kesehatan Olga.

Olga Lydia mengaku pernah jadi korban berita hoax. ŠKapanLagi.com/Budy SantosoOlga Lydia mengaku pernah jadi korban berita hoax. ŠKapanLagi.com/Budy Santoso

"Iya saya diberitakan menjalin hubungan dengan salah satu rekan saya di asosiasi. Itu saya kesel banget, bikin saya demam," ungkapnya.

Saat ini pemerintah dan pihak yang berwajib telah melakukan sejumlah langkah guna mengatasi kabar hoax yang telah kelewatan. Sementara menurut Olga, filter utama adalah dari orang tersebut sendiri guna bisa bertanggung jawab akan apa yang disebarkan.

"Kalau ke depannya itu orang harus bisa bertanggung jawab, karena ketipu itu tidak enak, tertipu itu sakit hati. Dan kalau misalkan ada orang ingin mendapatkan kekuasaan dengan menyebar berita hoax itu lebih apes lagi setelah dia berkuasa dia juga nggak peduli dengan kita, ya pokoknya nggak ada positif, yang paling sederhana itu berita hoax itu bikin bad day, ya jangan bikin orang bete lah intinya," tandasnya.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING