Perusahaannya Diberitakan Bodong, Ini Kata Fero Walandouw

Sabtu, 14 Januari 2017 18:22 Penulis: Natanael Sepaya
Perusahaannya Diberitakan Bodong, Ini Kata Fero Walandouw Fero Walandouw © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Aktor Fero Walandouw membantah kabar soal perusahaannya PT Mi1 Global Indonesia dinyatakan ilegal atau bodong oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Seperti diketahui, selain sibuk akting, Fero merupakan Dirut Trinity Mione Solution yang bergerak di bidang e-commerce dengan nama Travero yang merupakan anak perusahaan PT Mi1 Global Indonesia.

Fero mengaku kecewa dengan keputusan OJK tersebut. Terlebih, kabar bahwa perusahaannya disebut bodong atau ilegal telah tersebar di banyak media massa Indonesia. Ia mengaku khawatir jika pemberitaan tersebut berdampak menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaannya.

"Kalau soal kerugian, untuk saya sendiri enggak ada ya. Tapi dari Mi1 nya selaku induk perusahaan ke trust masyarakat aja," kata Fero saat ditemui di Kantornya kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jum'at (13/1).

Fero Walandouw segera angkat bicara mengenai isu kabar yang menimpa perusahaannya © KapanLagi.com/Mathias PurwantoFero Walandouw segera angkat bicara mengenai isu kabar yang menimpa perusahaannya © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Diwakili oleh Letjen Purn. M. Yunus Yosfiah selaku Komisaris Utama Mione Global, pihak Fero mendatangi kantor OJK kemarin. Hasilnya cukup memuaskan pihak Fero. Pasalnya, pihak OJK mengaku tidak pernah menyatakan ilegal namun perusahaan Fero harus melengkapi beberapa persyaratan yang ada.

"Jadi Ketua OJK sendiri bilang ini enggak ada yang ilegal, cuma memang ada beberapa pelengkapan yang harus dipenuhi. Kemarin kepotong Natal dan Tahun Baru," terang M. Yunus yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan.

Dengan adanya kasus ini, Fero melihatnya sebagai tantangan bagi dirinya untuk makin memantapkan diri berbisnis. Ia pun tak kapok dan justru makin semangat untuk menjalankan bisnisnya."Gak lah (kapok). Malah semakin mantap menatap bisnis ini. Semakin tinggi pohon, semakin kenceng anginnya atau masalah yang muncul. Kalau kita bisa menyelesaikannya kita akan makin kokoh," tutupnya.

(kpl/pur/ntn)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING