Profil Rahmat Erwin Abdullah, Lengkap Beserta Info Agama hingga Daftar Prestasi

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Lengkap Beserta Info Agama hingga Daftar Prestasi
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia (instagram.com/weightlifting_house)

Kapanlagi.com - Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia dan pemegang sejumlah rekor dunia angkat besi, terus konsisten tampil di level tertinggi. Namanya kembali jadi sorotan berkat pencapaian beruntun serta penugasan baru untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Sejak junior, Rahmat menunjukkan performa stabil di ajang multicabang maupun kejuaraan dunia. Profil ini merangkum biodata, agama, perjalanan prestasi, hingga tantangan barunya yang akan turun di kelas 75 kg.

1. Biodata Rahmat Erwin Abdullah

Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia (instagram.com/weightlifting_house)

Rahmat Erwin Abdullah lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 13 Oktober 2000. Ia adalah anak tunggal dari pasangan Erwin Abdullah dan Ami Asun Budiono. Keduanya merupakan mantan atlet angkat besi nasional, dengan sang ayah pernah meraih medali perak Asian Games 2002 dan lolos ke Olimpiade Athena 2004 sebelum gagal tampil akibat cedera, sementara sang ibu merupakan peraih medali emas SEA Games 1995.

Rahmat mengenal dunia angkat besi sejak kelas 1 SD di bawah bimbingan langsung sang ayah. Ia sempat vakum, lalu kembali serius menekuninya saat duduk di bangku SMP.

Di bangku pendidikan, Rahmat bersekolah di SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar, SMP Negeri 24 Makassar, dan SMA Nasional Makassar. Dalam kehidupan pribadinya, ia telah menikah dengan Tsabitha Alfia.

2. Agama Rahmat Erwin Abdullah

Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia (instagram.com/weightlifting_house)

Rahmat Erwin Abdullah diketahui memeluk agama Islam. Ia pernah berbagi cerita tentang momen Idul Fitri yang kembali bisa ia rayakan bersama keluarga.

Setelah beberapa tahun sebelumnya melewati Lebaran seorang diri di luar negeri karena jadwal pertandingan, ia mengungkapkan kebahagiaan bisa berkumpul lagi dengan kedua orang tuanya di Jakarta.

“Alhamdulillah Lebaran tahun ini ada di Jakarta, ada ibu ada bapak,” ujarnya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya kala itu.

3. Trofi dan Rekor Rahmat Erwin Abdullah

Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia (instagram.com/weightlifting_house)

Karier internasional Rahmat mulai dibangun lewat IWF Youth World Championship 2017 di Bangkok. Emas pertamanya datang pada Asian Junior Championship 2019 di Pyongyang dan berlanjut di SEA Games 2019 Filipina untuk kelas 73 kg.

Momentum penting hadir di Olimpiade Tokyo 2020, ketika Rahmat berhasil meraih medali perunggu. Debut Olimpiade itu menjadi salah satu pencapaian besar di usia muda.

Ia kemudian mencatat status Juara Dunia dua tahun beruntun pada 2021 dan 2022 di kelas 73 kg putra. Konsistensinya menegaskan posisi Rahmat di papan atas angkat besi dunia.

Puncak berikutnya terjadi pada Asian Games Hangzhou, 3 Oktober 2023. Rahmat meraih medali emas dengan total angkatan 359 kg, terdiri dari snatch 158 kg dan clean and jerk 201 kg, sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan rekor dunia clean and jerk pada saat yang sama.

Rekor dunianya terus bertambah, termasuk clean and jerk 209 kg di kelas 81 kg pada Kejuaraan Dunia 2023, serta rekor 205 kg di Kejuaraan Angkat Besi Asia 2025 di Jiangshan, China, di mana ia meraih tiga medali emas sekaligus. Kedua rekor tersebut telah diakui resmi oleh Guinness World Records.

4. Uji Kelas 75 Kg di Asian Games 2026

Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter andalan Indonesia (instagram.com/weightlifting_house)

Pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Rahmat akan menjalani tantangan baru setelah bertukar kelas dengan rekan setimnya, Rizki Juniansyah, yang selama ini spesialis 73 kg. Rahmat kini dijadwalkan turun di kelas 75 kg, kategori yang belum pernah ia coba di level pertandingan resmi sebelumnya.

Perubahan ini mengikuti regulasi bahwa tiap negara hanya dapat menurunkan satu atlet per kelas, sehingga PABBSI mengatur rotasi kelas untuk memaksimalkan peluang meraih medali di dua nomor berbeda.

Meski harus beradaptasi dengan kelas baru, pengalaman panjang Rahmat di level dunia menjadi modal penting bagi kontingen angkat besi Indonesia dalam mengejar target medali pada ajang multicabang terbesar se-Asia tersebut.

Rekomendasi

Trending