SELEBRITI

Rame Soal 'Suara Hati Istri Zahra', Seorang Mantan Penulis Naskah Utarakan Harapan untuk Sinetron Indonesia

Sabtu, 05 Juni 2021 11:40

Alexander Thian ©instagram.com/amrazing

Kapanlagi.com - Sinetron Suara Hati Istri: Zahra beberapa hari ini menjadi perbincangan hangat di lini massa media sosial. Dan belum lama ini pula, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta kepada pihak Indosiar untuk sementara waktu menghentikan penayangan sinetron tersebut.

Gara-gara hal ini, banyak publik figur yang akhirnya buka suara mengenai sinetron tersebut, termasuk Alexander Thian. Ya, travel blogger dan juga selebgram yang akrab disapa Amrazing ini mengungkapkan harapannya tentang sinetron Indonesia ke depannya.

Seperti yang diketahui, pria yang akrab disapa Lexy atau Amrazing itu merupakan seorang penulis. Dan dulunya, ia juga pernah berkecimpung di dunia sinetron sebagai salah satu penulis naskah. 

 

 

 

1. Sinetron Tayang Mingguan

Melalui instagramnya, Amrazing mengutarakan harapannya andai suatu saat Sinetron Indonesia tak lagi tayang setiap hari, melainkan bisa tayang mingguan seperti dulu kala. 

"What I wish to happen in the future untuk dunia persinetronan Indonesia: Sinetron kita gak harian lagi. Ubah aja jadi mingguan kayak zaman dulu. Misal, satu hari ada 3 slot sinetron, dengan sistem sekarang, ya cuma 3 sinet itu aja yang tayang karenag tiap hari. Tapi kalau mingguan, sehari tiga judul yang tayang, seminggu bisa 21 judul. Setiap hari tayang tiga judul yang berbeda. Kebayang gak semaraknya tontonan kita dan banyaknya pilihan yang ada?," 
tulis Alexander Thian di instagram story-nya baru-baru ini.

 

 

 

2. Sinetron Akan Lebih Berkualitas

Ia juga mengungkapkan, dengan jadwal tayang yang mingguan, ia yakin persinetronan Indonesia akan memunculkan banyak sinetron-sinetron yang berkualitas, dan juga para pemeran di sinetron akan lebih banyak. 

"Ini baru satu stasiun tv, lho. Bayangkan semua bersepakat. Wah. Gak kebayang sih persaingannya. Pasti seru banget. Plus lapangan pekerjaan jadi lebih banyak. PH (rumah produksi) berlomba bikin cerita bagus karena punya waktu yang cukup untuk mengembangkan cerita dan durasi syuting. Pemeran di setiap serial juga makin banyak. Beragam. Banyak pilihan. Bibit baru bermunculan," tuturnya. 

"Setiap judul gak usah kepanjangan. Bikin sistem season aja kayak serial barat. Satu season 10-24 episode kayaknya masih masuk akal, bukan?." sambungnya.

 

 

 


REKOMENDASI
TRENDING