Riri Riza: Banyak Film Lebih Buruk Dari 1950-an
Riri Riza
Kapanlagi.com - Sutradara muda, Riri Riza sempat merasa miris saat harus menjadi nara sumber di perayaan Hari Film Nasional, dalam situasi perfilman nasional yang seperti sekarang ini. Namun sutradara film Laskar Pelangi ini berusaha tetap berlapang dada menerima pekerjaan itu.
Dirinya berharap peringatan tiap tahun itu menjadi momentum agar masyarakat, terutama insan film mau mengingat dan menyadari bahwa keberadaan film Indonesia dibangun dengan susah payah oleh pendahulu kita.
Riri Riza
"Intinya selalu banyak perhatian namun setelah itu sepi. Makanya saya anggap hari itu untuk menghormati pada pendahulu. Karena bikin kita sadar kalau film dibangun dari 'bata ke bata' oleh pendahulu dengan segala resiko dan tantangan. Tahun 50-an, misalnya kita baru lalui masa revolusi dan ekonomi yang carut marut. Namun ada orang yang bikin film baik seperti Darah dan Doa," ungkap Riri Riza di Pasific Place Jakarta, Rabu (30/3).
"Banyak film saat ini yang lebih buruk, daripada saat itu, bayangkan. Jadi hendaknya tiap tahun dijadikan momentum untuk menghargai sejarah bahwa ini ada kerja yang dimulai sejak lama,” sambungnya.
Maka tidak heran bila perfilman yang ada saat ini terus berjalan walau didominasi satu genre tertentu. Pasalnya masyarakat belum semua mendapatkan pendidikan tentang film, sehingga dalam pemikiran mereka hanya film-film jenis tersebut yang mudah dicerna dan dilihat.
"Saya rasa itu bagian dari sejarah dan kenyataan tidak diberikannya perhatian pada dunia pendidikan. Orang-orang yang bikin film nggak berpendidikan, atau orang-orang yang pendidikannya kurang. Enggak mungkin, saat kita harapkan semua produk di Indonesia, apalagi produk populer seperti film jadi bagus, bila tidak memperhatikan faktor pendidikan," ungkapnya.
"Di Indonesia banyak film nggak baik malah ditonton daripada yang baik. Karena itu film yang nggak baik yang terus diproduksi. Sesimpel itu sih,” pungkas pria yang kerap berdua dengan Mira Lesmana saat memproduksi film.
(kpl/dis/dar)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
