SELEBRITI

Sang Ibu Hadir Untuk Pertama Kalinya di Persidangan, Roro Fitria Nangis

Kamis, 16 Agustus 2018 23:45 Penulis: Guntur Merdekawan

Roro Fitria / Credit: KapanLagi - Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Sidang lanjutan atas kasus narkoba Roro Fitria kembali dihelat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/8) malam. Untuk pertama kalinya, wanita yang akrab disapa Nyai itu ditemani oleh sang ibunda, Raden Retno Winingsih sepanjang persidangan berlangsung.

Raden Retno siang itu terlihat mengenakan kerudung warna merah jambu dengan gamis berwarna biru. Ia sengaja hadir untuk memberikan dukungan buat Roro yang sudah lama tak ditemuinya. Di sisi lain, melihat sang hadir, Roro Fitria tak kuasa membendung air matanya. Ia merasa sangat bersyukur.

"Bersyukur bisa ketemu mama di dalam, bisa lepas kangen dan doa restu ke mama buat sidang hari ini bisa berjalan lancar," ujar Roro kepada awak media.

1. Suntikan Semangat Untuk Roro

Kehadiran ibu memberikan sebuah suntikan semangat bagi Roro Fitria untuk menjalani kasusnya. Sebab sebelumnya ia mengaku sempat drop menjalani hari-hari selama di penjara terkait kasus narkoba yang menjeratnya.

"Semoga saya bisa dapat hasil rehabilitasi yang saya inginkan," sambungnya singkat.

2. Kuasa Hukum Pakai Kaos 'Save Nyai For Rehab'

Sebuah pemandangan unik terlihat di sidang atas kasus narkoba Roro siang itu. Tim kuasa hukum Roro kompak mengenakan kaos warna putih bertuliskan 'Save Nyai For Rehab' dengan wajah Roro mengenakan pakaian khas Jawa di bagian depan. Sementara itu bagian belakangnya hanya bertuliskan #DemiNyai.

"Ya sengaja bikin ini buat dukung Nyai," kata Tina tim kuasa hukum Roro Fitria sembari tersipu malu.

Seperti diketahui, kondisi Roro sebelum ini sempat drop selama menjalani masa hukuman. Wanita berusia 28 tahun itu juga merasa sangat bersalah karena telah mengecewakan ibunya atas tindakannya.

"Biar (Roro) nggak drop. Kan butuh semangat juga," sambung Tina.

3. Kronologi Ditangkapnya Roro

Seperti diketahui, Roro ditangkap Satuan Narkoba Polda Metro Jaya pada 14 Februari 2018 silam. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 2,4 gram. Tak sendiri, Roro ditangkap bersama orang bernama Wawan yang mengirimkan sabu buatnya.

Atas perbuatannya, Roro Fitria terancam pidana di atas lima tahun. Dia dianggap melanggar ketentuan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter: Sapto Purnomo/Liputan6.com


REKOMENDASI
TRENDING