Sarwendah Klaim Dugaan Selingkuh Ruben Sejak 2017, Berikut Kronologi dan Dampaknya

Sarwendah © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Kapanlagi.com - Sarwendah menyampaikan klarifikasi terbuka soal isu perselingkuhan yang disebut terjadi dalam rumah tangganya dengan Ruben Onsu. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @sarwendah29, pada Minggu, 2 Agustus 2026, ia menjelaskan alasan berbicara kini karena merasa narasi yang beredar menempatkannya dalam posisi tidak adil sebagai seorang ibu.
Dalam penjelasan itu, Sarwendah menyebut dugaan perselingkuhan telah berlangsung sejak 2017 dan berulang lebih dari sekali. Ia menegaskan pernah mengetahui adanya “pengkhianatan pertama” pada tahun tersebut, yang kemudian menjadi bagian dari rangkaian persoalan yang mengganggu pernikahan mereka selama 11 tahun.
Pernyataan Sarwendah hadir di tengah viralnya rekaman CCTV pertengkaran hebat dirinya dengan Ruben Onsu pada 4 Maret 2024. Insiden itu kembali mengemuka dan menambah daftar isu yang membayangi hubungan keduanya, termasuk perkara nafkah anak dan persoalan finansial.
Advertisement
1. Klarifikasi Sarwendah Soal Dugaan Perselingkuhan
Sarwendah mengungkap dugaan perselingkuhan yang diklaim terjadi berulang sejak 2017. Ia menyebut Ruben sempat mengakui masalah tersebut, yang kemudian memicu pertengkaran hebat dalam rumah tangga mereka. Menurutnya, rangkaian kejadian ini menjadi pemicu utama keretakan hubungan yang telah berjalan 11 tahun.
Ia merinci bahwa kejadian yang ia sebut sebagai “pengkhianatan pertama” terjadi pada 2017. Setelah itu, dugaan perselingkuhan berulang disebut kian menggerus kepercayaan dalam pernikahan. Di sisi lain, ia berkali-kali mencoba bertahan meski merasa kepercayaan yang telah dibangun ternodai.
Sarwendah menekankan bahwa keputusan untuk bersuara dilatarbelakangi kondisi yang menurutnya sudah berlangsung lama. Ia menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi bukan semata satu peristiwa, melainkan akumulasi dari masalah selama bertahun-tahun.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Rekaman CCTV Viral dan Rangkaian Kejadian 4 Maret 2024
Rekaman CCTV yang memperlihatkan pertengkaran antara Sarwendah dan Ruben Onsu beredar luas di media sosial. Video tersebut disebut dibocorkan oleh pihak Ruben Onsu sebagai bantahan terhadap pernyataan Sarwendah yang sebelumnya beredar. Dalam rekaman itu, Sarwendah tampak sangat emosional dan histeris hingga perlu ditenangkan beberapa orang.
Mantan manajer yang juga sahabat Ruben, Nanda, mengaku terkejut melihat rekaman itu. Ia menyebut, selama ini Sarwendah biasanya hanya memperlihatkan kemarahan dalam batas yang wajar. Ungkapan tersebut menambah perhatian publik terhadap isi dan konteks peristiwa dalam video.
Sarwendah kemudian menjelaskan kronologi kejadian yang terekam pada 4 Maret 2024 sekitar pukul 21.20 WIB. Pertengkaran bermula dari urusan sewa rumah mereka di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang segera berakhir masa kontraknya. Ia mengusulkan kembali ke rumah lama karena kondisi keuangan tengah menurun, namun terkejut mengetahui Ruben telah menyewa apartemen-hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta.
Perdebatan terkait pengunduran jadwal pindah rumah dan permintaan Sarwendah untuk memperoleh kontak marketing berujung pada adu argumen. Ia menegaskan luapan emosi pada malam itu tidak semata soal teknis tanggal pindah, melainkan puncak akumulasi kekecewaan yang dipendam selama 11 tahun pernikahan.
Menurut Sarwendah, situasi rumah tangga mereka juga sudah “sangat dingin” selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memutuskan berpisah. Pernyataan ini disampaikannya untuk memberi konteks atas sikap dan respons emosional yang terekam dalam video tersebut.
3. Nafkah Anak Terhenti dan Sorotan Urusan Finansial
Di luar isu perselingkuhan dan video CCTV, persoalan nafkah anak turut mencuat. Sarwendah menyebut nafkah anak terhenti sejak Desember 2025. Melalui kuasa hukumnya, Ruben Onsu membenarkan penghentian tersebut, dengan penjelasan bahwa keputusan itu diambil karena adanya persoalan terkait hak bertemu dengan anak-anak setelah perceraian yang belum terealisasi.
Masalah finansial lain juga disorot. Sarwendah menyampaikan bahwa saat kewajiban nafkah anak tidak terpenuhi dan pembangunan rumah baru berhenti, ia justru menemukan adanya alokasi dana bernilai besar untuk pihak ketiga. Pernyataan ini menambah daftar isu yang disebut berkaitan dengan kondisi keuangan keluarga.
Ada pula perkara rumah di kawasan Cilandak yang disebut dibangun dengan pinjaman bank bernilai lebih dari Rp10 miliar. Sarwendah sempat berupaya mengambil alih kredit rumah tersebut, namun terkendala kebutuhan dana Rp14 miliar yang harus dibayarkan secara tunai.
Di tengah polemik yang ramai diperbincangkan, dukungan moral datang untuk Ruben Onsu. Putra mereka, Betrand Peto, terlihat memberikan dukungan melalui percakapan WhatsApp yang dibagikan ke publik. Unggahan itu menambah perhatian publik pada dinamika keluarga di tengah proses yang masih bergulir.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/ums)
Advertisement












































